• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kumham

KPK : Aliran Uang Dugaan Suap Gubernur Kepri Berkamuflase Kode 'Ikan'

12 July
20:06 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Kabiro Humas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah mengatakan, terkait dengan kasus Gubernur Kepri, yang terjerat Operasi Tangkap Tangan (OTT) Rabu, 10 Juli 2019, penyidik KPK mengindikasikan ada penggunaan kata-kata tertentu dan sandi atau kode.

"Dalam kasus ini macam-macam awalnya tetapi banyak yang muncul adalah kode menggunakan kata ikan, kepiting, serta daun. Kata ikan biasanya dipakai untuk penyerahan uang. Hal itu guna mengkamuflasekan dugaan transaksi yang terjadi di Kepri," terang Febri kepada wartawan di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Jumat (12/7/2019).

Diduga, kata ikan atau daun digunakan sebenarnya untuk merujuk pada uang yang akan dihantarkan kepada poihak-pihak tertentu, yang terkait dengan perkara dugaan suap proyek reklamasi Pemprov Kepri ini. 

Namun Febri juga mengingatkan, KPK sebenarnya sudah sering menemukan modus kata-kata atau kode sandi untuk  2 atau kode sandi untuk kegiatan korupsi.

"Ini mengingatkan juga kepada para pejabat untuk tidak korupsi menggunakan kamuflase, (karena) itu sudah sering terungkap oleh KPK. Dengan terungkapnya kasus ini, KPK turut ucapkan terima kasih kepada masyarakat," tandasnya. (Rep: Jorike Fitri KPK/ Foto: Jorike Fitri)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00