• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

Dirjen Kekayaan Negara Tagih PT. Minarak, Utang Dana Talangan Lumpur Lapindo

12 July
19:28 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Direktur Jenderal (Dirjen) Kekayaan Negara (KN) Kemenkeu, Isa Rachmatarwata menyatakan, pemerintah melalui Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) membuka perkembangan pelunasan hutang dana talangan ganti rugi warga terdampak luapan semburan lumpur Lapindo di Sidoarjo, Jawa Timur.

Dirjen KN Kemenkeu, Isa Rachmatarwata menegaskan, hingga saat ini, pihak PT Minarak Lapindo Jaya yang merupakan anak usaha dari PT Lapindo Brantas inc, memang belum melunasi utang dana talangan ganti rugi.

"Pembayaran hutangnya sudah jatuh tempo sejak 10 Juli 2019, namun catatan kami memang belum ada pembayaran baru dari mereka,” sebut Isa di Kantor DJKN, Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Jumat (12/7/2019).

Menurut Isa, hingga saat ini secara keseluruhan total  dana talangan yang harus digantikan pihak Minarak Lapindo Jaya sebesar Rp 773,382 miliar. Namun, hingga  jatuh tempo 10 Juli 2019 baru dibayar sebesar Rp 5 miliar.

Dirinya menambahkan, pembayaran itu baru dilakukan Desember 2019, dan menurutnya, DJKN dalam waktu dekat akan melakukan penagihan kepada pihak Minarak Lapindo Jaya terkait kewajiban pembayarannya.

“Pelunasan utang yang harus dibayarkan tertuang dalam perjanjian pinjaman dana antisipasi untuk pembelian tanah dan bangunan warga korban luapan lumpur Sidoarjo, pemerintah telah memberikan dana talangan sebagai bentuk ganti rugi,” tegas Isa.

Dalam perjanjian itu, disepakati pengembalian maksimal dalam empat tahun terhitung penandatangan perjanjian sejak Juli 2015. Penagihan nantinya, kata Isa, langsung dilayangkan kepada yang bersangkutan.

“Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) bersama Minarak Lapindo Jaya juga telah mengupayakan terkait peningkatan terhadap barang jaminan seperti tanah, selanjutnya jika sudah selesai rencanannya akan diserahkan kepada PPLS (Pelaksana Penanggulangan Lumpur Lapindo),” tandas Isa. (Foto: Ant)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00