• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Dugaan Pungutan Liar Soal Denda Zina, Ketua RW Bakal Diberi Pengarahan

12 July
16:21 2019
0 Votes (0)

KBRN, Malang: Pemerintah Kota Malang akan memberikan pengarahan kepada sejumlah Ketua RW, khususnya di kawasan Kelurahan Mulyorejo, Kecamatan Sukun. Hal itu setelah adanya kasus dugaan pungutan liar (pungli) yang dilakukan Ketua RW 02 Tebo Selatan yang mengeluarkan surat edaran tentang denda dan iuran yang harus diberikan warga. Nilainya bervariasi mulai Rp 50 ribu hingga Rp 1,5 juta.

Lurah Mulyorejo, Syahrial mengaku sudah melakukan pertemuan dengan ketua RW 02 tersebut untuk meminta klarifikasi terkait surat edaran yang dikeluarkan RW tersebut. "Dari hasil pertemuan ini, akan dilakukan revisi terhadap surat edaran ini. Kami juga akan melakukan pembinaan," ungkapnya, Jumat (12/7/2019).

Baca juga: Viral Soal Denda Pelaku Zina di Kota Malang, Ini Tanggapan Ketua RW

Mantan protokoler Pemkot Malang ini menyatakan, pihaknya tidak bisa menyalahkan hal ini sepenuhnya kepada Ketua RW. Karena, ini disebabkan ketidaktahuan warganya, serta untuk memberikan efek jera meski keputusan penarikan denda dan iuran ini terkesan pungli.

"Untuk itu,kami akan memberikan pengarahan kepada seluruh pengurus RW di wilayah kami agar mereka memahami dalam membuat peraturan. Saya juga sudah melakukan pengecekan ke RW lainya apakah ada persoalan serupa, ternyata tidak ada," tutur Syahrial.

Seperti diberitakan sebelumnya, warga Kota Malang sempat didegerkan dengan surat edaran yang dikeluarkan oleh Ketua RW 02 Tebo Selatan, Kelurahan Mulyorejo, Kecamatan Sukun, Kota Malang. Dalam surat edaran yang ditetapkan tanggal 14 Juni 2019 tersebut, tertuang sejumlah aturan dan denda yang harus dibayarakan warga jika melanggar norma di wilayah tersebut. Disinyalir, aturan tersebut mengandang unsur pungutan liar (pungli).

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00