• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

Semester I, Perolehan Pajak di Malang Raya Baru Capai 32,5 Persen

12 July
12:11 2019
1 Votes (3)

KBRN, Malang: Perolehan pajak yang digalang oleh Kanwil Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Timur III pada semester I tahun 2019 masih belum memenuhi target. Kanwil DJP Jatim III mencatat, hingga akhir Juni, perolehan pajak masih berada di angka 32,5 persen. Raihan itu masih di bawah angka perolehan pajak secara nasional yakni 40 persen.

Kepala Seksi Data dan Potensi DJP Jatim III, Dhanny Irwansyah mengatakan, faktor rendahnya capaian pajak di semester pertama mayoritas disebabkan oleh tidak adanya kenaikan tarif cukai tahun ini. "Karena penyumbang pajak terbesar di DJP jatim III adalah dari industri rokok, prosentasenya mencapai 60 persen dari rokok. Tahun ini harga dan tarif cukai tidak dinaikkan," ujarnya, Jumat (12/7/2019).

Baca juga: Kesadaran Bayar Pajak Masih Minim, DJP Jatim III Gelar Pekan Pajak

Sebenarnya, kata Dhanny, sektor ekonomi lain seperti wisata, UMKM, dan pajak penghasilan di wilayah Malang Raya cenderung mengalami peningkatan. Namun ternyata pertumbuhan di sektor lain ini tidak sebanding dengan kontribusi perusahaan rokok dalam perolehan pajak. "Yang lain sedang yang lain tumbuh, tetapi masih kalah dengan PPn rokok," ungkap dia.

Meski demikian, pihaknya optimis target perolehan pajak bisa tercapai di akhir tahun 2019. Saat ini, dari 7 Kantor Pelayanan Pajak (KPP) yang ada di wilayah Malang Raya, KPP Kepanjen memberikan kontribusi perolehan pajak yang paling tinggi. Pada semester I tahun ini, perolehannya mencapai 43 persen. "Itu dikarenakan, di Kepanjen kebetulan ada pabrik rokok baru," tandasnya. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00