• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Info Publik

Pakai Bus, Cara KPK Sosialisasi Cegah Korupsi

12 July
12:04 2019
0 Votes (0)

KBRN, Surabaya : Unik dan Kreatif, apapun segala cara dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), untuk mencegah tindak pidana korupsi sejak dini. Salah satunya dengan alat transportasi Bus. 

Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang, disela roadahow Bus KPK di Gedung Siola Surabaya mengatakan, secara Undang Undang, KPK harus masuk di banyak tempat, banyak kegiatan, didalam kaitan pencegahan dan membangun integritas. 

"Bus ini sebuah simbol saja, untuk kemudian kita masuk ke wilayah seluruh wilayah Indonesia. Makanya kita sebut jelajah negeri untuk membangun anti korupsi," ujarnya, Jumat (12/7/2019).

Diakuinya, secara skala ekonomi masih belum bisa menyentuh semua sekolah SMA, SD, atau SMP di seluruh Jawa Timur. Namun dikatakannya, Bus ini hanya sebagai bentuk saja,yang diharapkan bisa menginspirasi.

"Kalau Ibu Gubernur pengen Bus yang sama, kita bisa replikasi, nanti kita eksistensi untuk kemudian keliling keliling ke Kabupaten Kota," tambahnya. 

Melalui Bus ini, lanjut Saut, target yang ingin dicapai adalah integritas. Dengan integritas, akan terbangun kesejahteraan. 

"Iya donk, pasti akan lebih sejahtera, karena korupsinya berkurang, kemudian pendapatan daerahnya naik, rakyatnya lebih sejahtera, sehat semua," paparnya. 

Baca juga: Ini Kata KPK Perihal Penggeledahan Sejumlah Rumah di Jatim

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengakui, yang dilakukan KPK melaluo roadshow Bus ini sangat humanis, dalam menyentuh masyarakat.

Bagaimana setiap orang bisa mengenali tugas tugas pencegahan KPK, kemudian masing masing orang bisa pro aktif, termasuk untuk memberikan layanan publik.

"Bagaimana mereka juga bisa proaktif melaporkan, atau menyampaikan sesuatu yang dianggap tidak sesuai regulasi," tambah Khofifah. 

Tapi yang menrik menurut Khofifah, adalah dimulainya tindakan pencegahan korupsi itu dari tingkat pendidikan anak usia dini (paud). Dengan cara menggambar, melukis, dan mewarnai.

"Jadi artinya, proses sosialisasi itu akan ter-analisa dari anak itu usia dini," ujarnya. 

Khofifah berharap, Bus KPK ini akan bertambah di Jatim, dan bisa melakukan sosialisasi, berkeliling saat momentum Car Free Day (CFD). 

"Mudah mudahan bisnya nanti bisa nambah. Makin sering keliling di car free day - car free day, ini kan efektif untuk anak anak," harap Khofifah.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00