• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Cabor

Atlet Taekwondo Sragen Sabet 8 Medali di Ansan Cup Korea Selatan

11 July
21:40 2019
0 Votes (0)

KBRN Sragen: Atlet Taekwondo Kabupaten Sragen Jawa Tengah, menorehkan prestasi gemilang dikancah Asia. Melalui ajang kejuaraan Persahabatan Internasional Taekwondo Ansan Cup II, tahun 2019 di Kota Ansan Korea Selatan, pada Minggu (7/7/2019), 8 medali berhasil diraih atlet - atlet muda asal Sragen.

Informasi yang sampaikan Humas Pemkab Sragen, Kamis (11/7/2019) menyebutkan, tiga medali emas nomor kyorugie. Yakni diraih Ahmad Dzaki Yassin Tohari (SMP Muh Al Qalam Gemolong), Ridho Lauza Eka Wardana (MIN 9 Sragen), Mayahening Mutiara Dewi (SMP N 1 Sragen).

Kemudian 1 medali emas nomor poomsae diperoleh Salsabila Asyifa (SMP N 2 Sragen). Serta 1 medali perak nomor kyorugie diraih oleh Liafiardiva Rasikah An Khanam (asal Gemolong).

Sementara itu 3 medali perunggu nomor kyorugie diraih oleh Huntea Radu Santugo (SMP N 1 Sragen), Nurul Latifah (SMP N 1 Sragen) dan Akhiles Laurientcius (SMP N 1 Gemolong). Selain itu, juara 1 sekaligus pemain terbaik putri juga berhasil diraih oleh Mayahening Mutiara Dewi.

Ke-delapan atlet tersebut didampingi Official Bhirawa Sragen Heri Adi Prabowo dan Purnomo. Heri Adi Prabowo mengatakan, Kabupaten Sragen baru pertama kali mengikuti kejuaraan taekwondo diluar negeri.

"Salah satu alasan kita pilih Kota Ansan (Korea Selatan), karena tim taekwondo Ansan pernah berkunjung ke Sragen 2 kali," katanya.

Ia menambahkan, ada 2 daerah di Indonesia yang mewakili Indonesia diajang kejuaraan taekwondo tingkat internasional tersebut. Semuanya dari Solo Raya.

"Selain Sragen, juga ada dari Sukoharjo. Ada juga peserta negara lain yang ikut perlombaan ini, ada dari China, Kirgizstan, Malaysia dan Korea sendiri," imbuhnya.

Heri berharap, kedepan kegiatan seperti ini bisa rutin dilakukan untuk menambah pengalaman. Sekaligus memotivasi atlet-atlet Sragen dalam meningkatkan prestasi olahraga dikancah Internasional.

"Mengirimkan atlet - atlet keluar negeri sebagai ajang menambah jam terbang dan pengalaman bertanding bagi atlet, dan bisa memotivasi bagi atlet yang lain," pinta Heri.

Kegiatan pertandingan dilaksanakan 1 hari dihari Minggu. Kemudian di lanjut dengan mengikuti training camp bagi atlet dan pelatih selama 2 hari di Ansan dan Kukkiwon. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00