• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

Jadi Country of Honor di CAEXPO 2019, Indonesia akan Genjot Ekspor ke Cina

11 July
21:17 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Indonesia tahun ini kembali mendapat giliran untuk menjadi Country of Honor  dalam China-ASEAN Expo (CAEXPO) ke-16, yang akan berlansung pada 20-23 September 2019, di The Nanning International Convention and Exhibition Center, Nanning, China.

Sebagai Country of Honor, Indonesia akan mendapatkan keistimewaan dan menjadi fokus perhatian dalam pameran tersebut, sehingga dapat lebih mengeksplorasi kerja sama bisnis, perdagangan, dan investasi dengan negara anggota pameran, termasuk dengan negara anggota China-Asean Free Trade Agreement (CAFTA) maupun negara non-CAFTA lainnya.

“Dengan demikian Indonesia dapat memperluas peluang yang sudah ada, serta meningkatkan penetrasi pasar baru,” ujar Direktur Kerja Sama Pengembangan Ekspor Ditjen Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Kementerian Perdagangan, Marolop Nainggolan dalam keterangan pers bersama Wakil Sekjen CAEXPO, Yang Yanyan, di kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Kamis (11/7/2019).

Lebih dari itu,  dalam CAEXPO kali ini, Indonesia berharap bisa menyeimbangkan perdagangan dengan China, karena selama ini  neraca perdagangan Indonesia dengan Cina masih mengalami defisit.  Menurut Direktur Pengembangan Pasar dan Informasi Ekspor Ditjen PEN, Iriana Trimurty Ryacudu, pada tahun 2018, total perdagangan Indonesia dengan Cina cukup besar, mencapai 72, 66 miliar dollar. Tapi ekspor Indonesia ke Cina lebih kecil, hanya 21, 12 miliar dollar.

“Sehingga dalam perdagangan dengan Cina, Indonesia masih mengalami defisit sekira 18,4 miliar dollar AS. Jumlah ini cukup besar. Dan kita harus mengejar ketertinggalan ini, dengan meningkatkan ekspor ke pasar Cina,” jelas Iriana.

Dalam CAEXPO 2019 nanti, Indonesia akan menempati dua pavilion, yaitu pavilion Komoditas seluas 2.910 meter persegi, dan pavilion nasional (City of Charm seluas 304 meter persegi.  Pada pavilion komoditas akan dibangun 114 stand yang akan menampilkan produk furnitur, dekorasi rumah, makanan minuman, fesyen, aksesori dan perhiasan, serta barang-barang konsumsi lainnya.

Menurut Wakil Sekjen CAEXPO Yang Yanyan, produk Indonesia yang masih berpeluang besar memasuki pasar Cina, antara lain produk olahan durian, sarang burung wallet, coklat, serta obat-obatan herbal.

Keikutsertaan Indonesia pada CAEXPO tahun 2018, berhasil membukukan transaksi sebesar 6,2 juta dollar atau sekira Rp 93,14 miliar. Jumlah itu meningkat 190 persen, dibandingkan pencapaian di tahun 2017.

“Tahun ini, kami berharap bisa meningkatkan transaksi, karenanya kami mengajak para pelaku usaha, bukan hanya menjual produk yang sifatnya retail, tapi juga produsen yang dapat menjalin hubungan perdagangan untuk jangka panjang,” tukas Marolop. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00