• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

Rencana Penutupan BUMD, DPRD Jabar Minta Pemprov Kaji Serius

11 July
20:45 2019
0 Votes (0)

KBRN, Bandung: Rencana Pemerintah Provinsi Jawa Barat menutup salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) karena dinilai terus merugi, Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Ineu Purwadewi menyatakan harus melalui kajian yang serius. Seperti catatan yang disampaikan, adalah hasil dari evaluasi dari tiap – tiap komisi dalam pembahasan Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P2APBD).

Ia menegaskan, catatan itu bukan hanya disampaikan saat LKPJ Gubernur saja. Catatan pada P2ABPD itu harus ditindak lanjuti oleh pemerintah Provinsi.

Saya minta ini dilakukan kajian yang betul-betul dan sunggug-sungguh untuk BUMD ini, karena ketika ada BUMD yang merugi dan dilakukan penutupan (BUMD) harus dilakukan dengan langkah-langkah yang baik karena terkait dengan tenaga kerja dan sebagainya,” ucapnya di gedung DPRD Jawa Barat Kamis, (11/7/2019).

Ineu menambahkan, penataan BUMD mnjadi hal yang wajib dilakukan oleh pemerintah Jawa Barat. Jawa Barat sendiri menurutnya memiliki cukup banyak BUMD, namun hingga saat ini baru BUMD Keuangan saja yang memberikan laporan kemajuan.
  

“Tujuan BUMD adalah selain menyerap tenaga kerja juga harus memberikan deviden kepada pemerintah daerah yang semuanya digunakan untuk kepentingan masyarakat,” katanya. 

Ineu juga menyatakan akan terus mendukung BUMD agar mengalami kemajuan. Sehingga apa yang direncanakan oleh pemerintahan yang baru ini yaitu BUMD Juara dapat terealisasi. 
 
Ia pun berharap rencana Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melakukan revitalisasi dan penutupan BUMD, menjadi bahan diskusi antara Pemerintah Daerah dan DPRD. Agar dapat melakukan pengkajian secara menyeluruh terhadap BUMD yang ada di Jawa Barat.
 
“Ketika mendirikan, penyertaan modal hingga berjalannya BUMD itu secara bersama-sama. Sehingga hal ini harus dilakukan kajian yang mendalam. Karena kami pun memiliki catatan-catatan terhadap BUMD atas hasil pengawasan kami,” katanya.

Seperti di ketahui, satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemprov Jawa Barat segera ditutup karena kinerja yang terus merugi dan tidak memberikan deviden signifikan atas pendapatan asli daerah (PAD).

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan pihaknya saat ini terus membahas rencana penutupan BUMD tersebut. Menurutnyalangkah ini bagian dari upaya pihaknya menyehatkan 11 BUMD yang saham mayoritasnya dipegang Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00