• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

Harga Cabai Naik, Pedagang di Madiun Impor Cabai dari India

11 July
12:41 2019
0 Votes (0)

KBRN, Madiun : Harga cabai di Kota Madiun terus merangkak naik. Di Pasar Besar Madiun (PBM), harga cabai menembus angka Rp55.000 sampai Rp60.000 per kilogram. Sejumlah pedagang pun memilih mendatangkan cabai impor dari India sebagai alternatif pilihan.

Seorang pedagang di PBM, Suyati mengatakan, kenaikan harga cabai terjadi sejak sepekan terakhir. Karena itu dirinya mendatangkan cabai India yang harga jualnya lebih murah dibanding cabai lokal. Di pasaran cabai impor dijual Rp45.000 sampai Rp50.000 per kilogram. Menurut Suyati, satu kilogram cabai impor sama halnya dengan lima kilogram cabai lokal.

“Ya harganya tinggi ini (cabai lokal.red), biasanya kan hanya Rp20.000 sampai Rp25.000 per kilogram. Akhirnya ya saya jual cabai yang impor juga, lebih pedas katanya,” tutur Suyati, Kamis (11/7/2019).

Sementara itu Kepala Dinas Perdagangan Kota Madiun, Gaguk Hariyono membenarkan, harga cabai kembali merangkak naik. Kenaikan disebabkan sejumlah faktor, satu diantaranya banyak tanaman cabai yang mati karena musim kemarau.

Apalagi, cabai yang dijual di pasaran, dipasok dari daerah lain seperti Magetan, Pare Kabupaten Kediri dan Surabaya. Gaguk tidak menampik, mahalnya harga cabai membuat pedagang melakukan impor.

“Cabai impor itu kan merupakan alternatif pilihan ya. Disamping lebih pedas, harga juga sedikit lebih murah. Jadi bisa menekan harga cabai yang lokal,” ungkap Gaguk.

Ia menyatakan, tingginya harga cabai di pasaran memberikan dampak yang cukup signifikan terutama bagi pengusaha makanan dan minuman. Disamping itu juga berdampak pada masyarakat. Jika harga cabai kelewat mahal, ongkos yang dikeluarkan untuk membeli pun lebih besar. Dari sisi pedagang, dampak yang dirasakan yakni menurunnya daya beli konsumen.

“Pedagang sendiri biasanya bisa menjual lebih banyak, karena harga mahal otomatis pembeli juga menurun,” tandasnya.


tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00