• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kumham

Kasus SKL BLBI, Saksi Kwik Kian Gie Penuhi Panggilan KPK

11 July
11:09 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Penyidik Komisi Pemberantasan Koruosi (KPK) hari ini dijadwalkan memanggil sejumlah saksi penting terkait kasus dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) penerbitan Surat Keterangan Lunas Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (SKL BLBI).

Kabiro Humas KPK Febri Diansyah menjelaskan, sejumlah saksi yang dipanggil adalah mantan Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan dan Industri (Menko Ekuin) masing-masing Kwik Kian Gie dan Rizal Ramli.

“Penyidik KPK memanggi,Kwik Kian Gie dan Rizal Ramli, dalam kapasitas sebagai saksi terkait perkara SKL BLBI,” jelas Febri di Jakarta, Kamis (11/7/2019).

Sementara itu Kwik dan Rizal sebelumnya diketahui pernah dipanggil penyidik KPK untuk memberikan keterangan sebagai saksi untuk tersangka BLBI Syafruddin Arsyad Temenggung (SAT), mantan Kepala Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN), yang sudah dipenjarakan, namun dua hari lalu bebas melalui Kasasi Mahkamah Agung (MA).

“Kali ini, Kwik dan Rizal akan bersaksi untuk tersangka Sjamsul Nursalim dan istrinya, Itjih Nursalim,” sebut Febri.

Mantan Menko Bidang Ekonomi Keuangan dan Industri (Ekuin), Kwik Kian Gie memenuhi panggilan KPK dan tiba di Gedung Merah Putih, Kamis (11/7/2019) sekitar pukul 10.00 WIB.

Melihat Kwik berjalan menuju lobi Gedung KPK, wartawan berusaha meminta keterangan awal sebelum bertemu penyidik, namun Kwik enggan memberikan pernyataan.

"Nanti (saat) keluar (usai diperiksa)," ujar Kwik Kian Gie singkat kepada wartawan.

Sebelumnya, penyidik KPK telah menetapkan Sjamsul dan Itjih Nursalim sebagai tersangka dalam kasus BLBI. KPK menduga keduanya melakukan tindakan yang merugikan negara bersama Syafruddin Arsyad Temenggung sebagai Ketua Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) terkait Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI). 

Sjamsul disebut menjadi pihak yang diperkaya dalam kasus dengan indikasi kerugian keuangan negara senilai Rp 4,58 triliun ini. KPK beberapa kali memanggil Sjamsul dan Itjih untuk diperiksa, namun karena yang bersangkutan kini tinggal di Singapura, tidak pernah datang atau tidak memenuhi panggilan pemeriksaan. (Foto: Istimewa)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00