• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kumham

Sebelum Sidang Vonis, Ratna Sarumpaet Klaim Tak Bersalah

11 July
10:52 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Sidang putusan vonis Ratna Sarumpaet, terdakwa kasus penyebaran hoax penganiayaan mulai berjalan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan (Jaksel), Kamis (11/7/2019).

Sebelum masuk ke ruangan sidang, Ratna menyatakan kepada wartawan mengenai keyakinan bahwa dirinya bisa bebas dari tuduhan dan dakwaan, karena tidak ada satupun fakta hukum yang menunjukkan dirinya bersalah.

"Harapannya bebas, nggak ada faktanya," ujar Ratna singkat di PN Jaksel, seperti diberitakan RRI, Kamis (11/7/2019).

Ratna lantas melanjutkan, ia sangat berharap majelis hakim mengambil keputusan seadil-adilnya dengan mengacu pada fakta-fakta persidangan. Dan menurutnya, membebaskan dirinya dari segala tuduhan adalah sebuah kemajuan bagi Indonesia sebagai negara hukum.

Ratna Sarumpaet dituntut 6 tahun penjara karena membuat keonaran lewat hoax penganiayaan. Ratna Sarumpaet dituntut dengan pidana yang diatur dalam Pasal 14 ayat 1 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.

Sebelumnya, Ratna membuat kebohongan dengan mengaku dianiaya, lantas menunjukkan wajahnya yang lebam dengan melaporkan penganiayaan palsu tersebut kepada semua rekan-rekan politiknya, seperti Prabowo Subianto, Fadli Zon, Rocky Gerung, dan banyak lagi. 

Akibat perilakunya, keadaan memburuk, muncul kekacauan persepsi dan pendapat, yang akhirnya Prabowo Subianto bersama Amien Rais dan semua tokoh pendukung melakukan siaran pers menuntut keadilan bagi Ratna Sarumpaet yang 'teraniaya'.

Namun, semua terkejut dengan hasil penyelidikan kepolisian, bahwa Ratna berbohong atas penganiayaan yang dialaminya. Lebam di wajah ternyata hasil operasi plastik (oplas) di salah satu Rumah Sakit di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

Setelah terbongkar semuanya, Ratna Sarumpaet akhirnya menggelar konferensi pers dan mengakui semua perbuatannya di hadapan publik sambil menangis. Sementara itu, foto-foto dirinya yang lebam terus mengembara di dunia maya, tak tahu siapa yang menyebarkannya. (Foto: Ant)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00