• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Sosok

Sosok Ani Yudhoyono, SBY Terus Menata Hati Menyongsong Hari Esok

11 July
10:30 2019
0 Votes (0)

KBRN, Bogor : Momen 40 hari wafatnya Ani Yudhoyono, Presiden Ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membagikan suasana hatinya kepada semua yang hadir tadi malam di Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Rabu (10/7/2019).

"Saat ini, saya masih terus menata hati dan membangun kembali semangat dan jalan hidup saya yang baru, reinventing my new life. Dalam healing process yang tengah saya lakukan dengan keyakinan bahwa pada saatnya nanti saya bisa sepenuhnya menerima kenyataan hidup ini," ucap SBY dalam sambutannya di Puri Cikeas Indah, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

SBY tidak bisa melupakan semua kenangan indah bersama sang isteri tercinta, yang terus mendampinginya sejak awal karir militer sampai akhirnya Tuhan menempatkannya sebagai Presiden Ke-6 Republik Indonesia.

Seperti disaksikan RRI tadi malam, suasana haru mulai nampak ketika SBY mulai menuturkan bagaimana ia mendampingi Ani Yudhoyono pada bulan hingga hari terakhir perjuangan Ani Yudhoyono melawan kanker darah yang dideritanya.

SBY menyaksikan sendiri bagaimana istrinya selalu membalas kiriman doa kesembuhan dari segenap warga Indonesia di media sosial. Bahkan Ani Yudhoyono selalu meminta pihak keluarga besar menyampaikan terima kasih kepada siapapun pihak yang menyempatkan diri datang ke Singapura untuk menjenguk.

"Saya menjadi saksi betapa ibu Ani dengan penuh syukur dan rasa haru selalu membalas sendiri atau terkadang melalui saya atau juga melalui anak dan menantu kami, untuk mengucapkan terima kasih kepada para sahabat yang mendoakan kesembuhannya, baik yang menjenguk di rumah sakit meskipun tidak bisa bertemu secara langsung. Juga kepada para sahabat yang mendoakan dari berbagai tempat di Tanah Air, termasuk yang mengirim pesan melalui Instagram, WA group, dan YouTube," kenang SBY.

Tak jarang, SBY juga menyaksikan sendiri bagaimana isterinya tersebut menitikkan air mata saat membaca kiriman doa dari semua orang di Indonesia. Dan itu dijalani Ani Yudhoyono setiap hari, sambil melakukan Kemoterapi.

"Saya saksikan sendiri Bu Ani sambil menjalani kemoterapi dan pengobatan lain, sambil berlinang air mata membaca doa dan pesan masuk baik di buku tamu atau Instagram, YouTube, SMS, WA group, dan wahana media sosial lainnya. Kerap pula saya diminta membacakan surat-surat dan berita lain apabila Ibu Ani sedang menjalani transfusi darah dan kemoterapi sehingga tidak memungkinkan untuk membacanya sendiri," tutur SBY melanjutkan.

Saat ini, SBY mengutarakan, ia sedang menulis memoar yang akan mengabadikan kenangan indahnya bersama almarhum Ani Yudhoyono, yang isinya menceritakan kembali hari-hari terakhir perjuangan Ani melawan kanker darah. Namun dari sekian banyak yang ingin ditulisnya, terasa sulit mengungkapkan, terlebih ketika suasana emosi diri sedang mengalami pasang surut atau up and down.

Menurut SBY, banyak yang tidak mengetahui, bahkan sampai sahabat Ani Yudhoyono sendiri tidak mengetahui, apa yang sebenarnya dilakukan istrinya selama 4 bulan terakhir bergulat melawan kanker darah. Karena itu, dirinya ingin mengabadikan cerita itu dalam memoar. 

"Mendampingi dan menyaksikan sendiri apa yang istri tercinta pikirkan, katakan, dan lakukan hingga akhir hayatnya, mungkin akan ada yang mengatakan bahwa cerita tentang hari-hari terakhir Ani Yudhoyono tentu bersama saya, suami belahan jiwanya, adalah too good to be true, tetapi kalau boleh saya sampaikan para sahabat sekaligus menutup kata sambutan ini, jika kebersamaan suami dan istri itu selalu diikat oleh cinta dan kesetiaan yang sejati serta diwujudkan dalam caring and sharing segala yang dimustahilkan bisa benar-benar menjadi kenyataan," tutur SBY.

Di penghujung sambutannya, SBY mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang hadir dan selalu memberikan dukungan kepada dirinya serta Almarhum Ani Yudhoyono selama ini. Terlebih saat menapaki hari-hari yang terasa baru bagi dirinya, namun semua orang terus memberikan optimisme, hingga memberi kekuatan baginya dan seluruh keluarga.

"Saya percaya, akan selalu ada hari esok yang baik, hari esok yang dirahmati Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa," pungkasnya. (Rep: Jorike Fitri RRI / Foto: RRI)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00