• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kumham

Pakar: Pemulangan Pengikut ISIS ke Dalam Negeri Tunjukkan Indonesia Lebih "Sakti"

10 July
23:08 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Pemulangan ratusan warga negara Indonesia (WNI) yang ada di Suriah dinilai penting. Sebab hal itu menunjukkan kalau Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) lebih "sakti" dari Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

Pakar Terorisme, Al Khaidar menegaskan, memulangkan ratusan WNI di Suriah harus diambil oleh pemerintah. Karena ini merupakan kebijakan yang inklusif dan juga humanis.

"Sebenarnya memulangkan mereka, menerima mereka kembali dan menyatukan keluarga mereka kembali menunjukkan bahwa ternyata Republik Indonesia jauh lebih sakti dibandingkan dengan negara yang mereka ingin wujudkan disana," katanya kepada Radio Republik Indonesia, Rabu (10/7/2019).

Pasalnya menurut dia, negara eksklusif semacam ISIS yang ingin diwujudkan disana ternyata tidak bisa memenuhi harapan mereka selama ini.

"Jangankan untuk seluruh umat manusia, untuk sebagian saja pun tidak bisa," tandasnya.

Ditekankannya lagi pemeritah perlu memulangkan ratusan WNI itu. Sebab menurut dia, ratusan orang itu hanya sejumlah 1,2 persen dari seluruh WNI yang ada disana. Meski demikian, ratusan orang itu bisa menjadi percontohan bagi WNI lain yang masih betah disana.

"Nah orang-orang ISIS inilah yang kemudian kurang lebih 99 persen yang ada di luar Indonesia ini bisa disadarkan oleh yang 1 persen itu, yang baru pulang dari sana untuk memperlihatkan bahwa betapa itu adalah pilihan yang salah dan apa yang terjadi disana ternyata jauh di luar dari harapan," pungkasnya.

Perlu diketahui, Majalah Tempo edisi 15 Juni 2019 mengungkapkan bahwa ratusan warga negara republik Indonesia terkatung-katung di Suriah. Kepada Tempo mereka meminta pemerintah Indonesia memulangkannya.

Sementara itu, Otoritas Qurdi bersedia memulangkan mereka asal ada permintaan resmi dari pemerintah Indonesia.

Belakangan Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu menyatakan bahwa pemerintah berkenan mengembalikan mereka ke Indonesia asal berjanji untuk setia pada Pancasila dan NKRI.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00