• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Teknologi

Pengusaha Tambang Aceh Belajar Kelola Industri Pascatambang ke Jepang

9 July
17:58 2019
1 Votes (1)

KBRN, Meulaboh : Dua perwakilan perusahaan tambang batubara di Provinsi Aceh, yakni PT Mifa Bersaudara dan PT Bara Energi Lestari (BEL), mengirimkan perwakilan terbaiknya untuk study banding terkait pengelolaan indsutri pascatambang ke Negara Jepang.

Kedua perwakilan Aceh yakni Kepala Teknik Tambang BEL  Rahma Zahri, dan CSR & Corporate Communication Manager PT Mifa Bersaudara, Azizon Nurza, yang tergabung dalam Corporate Forum of Community Development (CFCD), kegiatan berlangsung sejak 3-9 Juli 2019.

"Ini penting karena Industri pertambangan merupakan salah satu faktor yang mendukung pertumbuhan Ekonomi di Aceh dan Indonesia," kata Rahma Zahri selalu Kepala Teknik Tambang PT Bara Energi Lestari, dalam pers rilis kepada RRI, Selasa (9/7/2019).

Kegiatan ini merupakan torehan prestasi kedua managemen perusahaan itu karena sebagai pengelola program Coorporate Social Resposibility (CSR) terbaik 2019 di masing-masing kabupaten di Aceh, hingga berbagai penghargaan tingkat nasional.

Rahma, berharap agar investasi ini harus dikawal bersama dari semua pihak dan jangan ada yang saling merugikan, namun harus saling mendukung seperti pengelolaan pascatambang di lokasi tambang Emas Sado, Jepang.

"Memanfaatkan lokasi pasca tambang sebagai salah satu destinasi wisata menjadi salah satu strategi yang dapat di contoh oleh para pengelola industri tambang di Indonesia, di Aceh kami sudah  mulai siapkan," sebutnya lagi.

Azizon Nurza, yang sudah 20 tahun mengelola CSR di berbagai Industri ternama di Indonesia menjelaskan, bahwa pengelolaanpasca tambang seperti di area tambang Emas Sado, bisa digunakan di Indonesia, termasuk di Aceh.

"Melalui program CSR yang menitikberatkan community involvement & development dalam aspek pengelolaannya, sehingga diharapkan mampu memberikan peningkatan ekonomi kreatif dan destinasi wisata bagi masyarakat," sebutnya.

Ia menyampaikan, perjalanan studi banding ini merupakan langkah - langkah baik bagi setiap industri tambang di Indonesia agar mampu memiliki strategi yang benar-benar memberikan manfaat atas keberadaannya di Indonesia.

Sudah saatnya bersama pemerintah dan masyarakat difokuskan operasi pertambangan yang benar - benar menerapkan pola good mining practise dan melaksanakan program pengembangan masyarakat yang baik guna terwujudnya social license hingga akhir beroperasi.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00