• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Feature

Aplikasi Jogo Suroboyo, Polisi ada 'Digenggaman'

5 July
15:16 2019
0 Votes (0)

KBRN, Surabaya : Berbagai inovasi dilakukan kepolisian dari Polrestabes Surabaya, untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Kali ini, memanfaatkan kecanggihan Teknologi Informasi (TI), dengan aplikasi 'Jogo Suroboyo'. 

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Sandi Nugroho mengatakan, aplikasi 'Jogo Suroboyo' sengaja dibuat untuk mengajak masyarakat, berperan aktif dan terlibat langsung dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). 

"Kami menghimbau kepada masyarakat Surabaya untuk bisa berkontribusi aktif dalam menjaga Kamtimbas, salah satunya dengan berpartisipas dalam aplikasi online kepolisian Polrestabes Surabaya yaitu aplikasi Jogo Suroboyo," ujarnya, Jumat (5/7/2019).

Diakui Kapolres, saat ini aplikasi 'Jogo Suroboyo' secara resmi belum dilaunching, namun masyarakat sudah bisa mengunduh melalui playstore dan memanfaatkan aplikasi ini. 

"Saat ini dalam soft launching. Yang akan kita launching setelah 1 Juli nanti dalam rangka hari Bhayangkara," imbuhnya. 

Lalu, apa yang ada dalam layanan aplikasi 'Jogo Suroboyo' ini? Kapolres menjelaskan, layanan aplikasi online kepolisian 'Jogo Suroboyo' adalah rumah semua layanan online kepolisian yang ada di Surabaya. 

"Jadi, masyarakat bisa memberikan masukan, saran, kepada polis. Masyarakat bisa mengadukan kepada polisi secara online, baik itu melalui pengaduan online, telepon," terangnya. 

Cara kerja aplikasi ini, pengguna yang telah mendownload aplikasi ini, dapat memilih dan menekan fitur fitur yang tersedia. Maka pengguna bisa langsung komunikasi dengan command center, bahkan bila masyarakat menghendaki adanya anggota kepolisian.

"Bisa mendaftar online seperti halnya SIM, SKCK maupun SPKT, sehingga dia tidak antri lama di kantor polisi dan langsung bisa ditunjukkan barcode sama kode verifikasinya untuk segera dilaksanakan pelayanan," paparnya. 

Sehingga, kata Kapolrestabes, aplikasi online ke polisi, yakni 'Jogo Suroboyo' bukan hanya pengaduan saja, tetapi pelayanan kepolisian yang ada di polisi juga ada didalam aplikasi online tersebut.


Aplikasi e-SIM, Permudah Pelayanan Pembuatan SIM

Sebelumnya, Polrestabes Surabaya, melalui Satlantas, telah meluncurkan aplikasi elektronik SIM (e SIM). Layanan ini mempermudah para pemohon sehingga tidak perlu antre lama, dan bisa belajar ujian materinya. 

Inovasi ini merupakan gagasan dari Satlantas Polrestabes Surabaya, untuk mempermudah pelayanan publik, serta memotong birokrasi, dan meminimalisir upaya suap menyuap. 

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Sandi Nugroho mengatakan, melalui aplikasi e SIM Surabaya, masyarakat akan semakin mudah untuk mendapatkan pelayanan lalu lintas, khususnya SIM.

"Maka dari itu, yang belum download silahkan download, dan ikuti pelayanan e SIM Surabaya, sehingga nanti dapat mempermudah dan mempercepat pelayanan lalu lintas," ujarnya, Kamis (23/5/2019).

Sementara itu, Kasatlantas Polrestabes Surabaya, AKBP Eva Guna Pandia menjelaskan, ada beberapa layanan yang ada pada aplikasi e SIM Surabaya. 

Pertama, pendaftaran online. Pemohon mendaftar, serta mengisi formulir secara online sebagaimana ketika offline. Lalu mendapatkan balasan email. 

"Sehingga yang bersangkutan datang kesini tidak perlu lagi antri untuk mengisi formulir. Tinggal menunjukkan itu, data langsung di print," katanya. 

Kedua, pemohon mendapatkan layanan latihan ujian pra teori. Ada materi materi yang bisa dibaca dan dipelajari.

Ketiga, pengujian keabsahan SIM. Pandia menyebut, tidak sedikit kasus yang ditemukannya, SIM yang tertera tidak sesuai dengan aselinya. Dicontohkannya, adanya SIM C tetapi diganti logonya menjadi SIM A. 

"Dengan e SIM ini, cek keabsahan SIM, tinggal mengetik nomor SIM-nya, ataupun no induk KTP, akan muncul, dia apakah SIM B, SIM A atau SIM C, akan muncul dengan sendirinya," paparnya. 

Keempat, pemohon dapat melaksanakan ujian teori online, tapi khusus kolektif mininal 15 orang. Petugas akan datang dan melayani komunitas atau kelompok pemohon. 

"Mereka tinggal mendownload aplikasinya, masukkan paswordnya, mereka akan melakukan ujian seperti yang disini (Satpas, red), apabila selesai ujian, mereka kirim, skornya akan muncul," ucapnya. 

Diakui Pandia, aplikasi e SIM ini adalah inovasi pertama kali di Indonesia. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00