• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Politik

Di Tangan Pegiat Anti Korupsi, Tangsel Diharapkan Jadi Pusat Ekonomi Baru

4 July
00:51 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Dukungan atas aktivis anti korupsi, Ade Irawan untuk maju sebagai calon walikota Tangerang Selatan (Tangsel) semakin kencang. Dukungan itu juga datang dari kalangan akademisi yang ingin Tangsel jadi pusat ekonomi baru.

Sejarawan muda, Bonnie Triyana menegaskan, Tangsel tak boleh hanya menjadi kota yang bergantung dengan ibu kota Jakarta. Namun juga harus menjadi kota penopang bagi pertumbuhan ekonomi bagi kebanyakan masyarakat.

"Sudah saatnya Tangerang Selatan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang berpijak di atas kepentingan rakyat banyak," katanya kepada wartawan baru-baru ini.

Terlebih, lanjut dia, sebagai kota yang terus-menerus menerima arus urbanisasi, Jakarta tentu akan mengalami titik jenuh karena penduduknya akan kian bertambah. Hal itu kata dia akan berimbas pada kota-kota di sekitarnya.

Maka dari itu, ditekankanya ke depan, Tangsel harus memiliki seorang pemimpin yang memiliki visi dan tekad mempuni. Yakni yang ingin menjadikan Tangsel sebagai kota yang lebih maju, modern, dan mampu mengatasi berbagai persoalan baru yang muncul nanti.

Untuk itu, dengan rekam jejak sebagai pegiat anti rasuah, menurut Bonnie yang juga pendiri situs kajian sejarah Historia ini, Ade Irawan tak akan menghadapi kendala yang berarti dalam membangun pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.

“Ade Irawan adalah profil paling prima bagi Tangsel untuk bergerak menuju kota yang ramah, maju, berbudaya, dan berkeadaban,” tegas Bonnie.

Bagai gayung bersambut, mendapatkan dukungan dari berbagai pihak, Ade Irawan mengapresiasi. Dia juga mengaku menganggap dukungan itu sebagai sebuah harapan dari banyak orang yang menginginkan lahirnya pemerintahan yang bersih, modern, dan akuntabel.

“Ini mimpi dan cita-cita luhur untuk membangun Tangerang Selatan sebagai kota mercusuar. Sebuah episentrum bagi pusat pertumbuhan ekonomi baru sekaligus menghadirkan wajah kota yang ramah bagi semua kalangan. (Tapi) saya bukan super hero yang bisa menyelesaikan semua hal. Dukungan dari banyak pihak justru menandakan bahwa membangun negeri ini tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri,” ujar Ade Irawan.

Perlu diketahui, Ade Irawan dikenal sebagai tokoh muda pegiat gerakan antikorupsi di tingkat nasional. Dia juga pernah didapuk sebagai Koordinator Indonesia Corruption Watch (ICW). Saat ini Ade memimpin sebuah lembaga yang memberi perhatian terhadap lahirnya tata kelola negara yang bersih, akuntabel, dan bertanggung jawab, Visi Integritas. (Foto: ICW)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00