• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Info Publik

Media Mainstream Solusi Lawan Penyebaran Berita Hoaks

26 June
23:48 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Atal S Depari media mainstream masih dibutuhkan untuk melawan penyebaran berita hoaks. Menurut Atal, kepercayaan publik sejatinya tetap berada di pundak wartawan.

“Banyak orang yang mengatakan bahwa medsos seperti ancaman bagi pers yang serius. Tapi saya tidak begitu yakin. Menurut saya, kepercayaan publik sejatinya tetap berada di pundak wartawan,”  kata Atal dalam Diskusi Media Forum Merdeka Barat bertajuk “Pers di Pusaran Demokrasi”, bertempat di Ruang Serba Guna, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo), Jakarta, Rabu (26/6/2019).

Wartawan, jelasnya, berpegang pada pedoman penulisan jurnalistik, maka pers tidak mungkin melakukan kebohongan. Sedangkan di sisi lainnya, sambung dia, ini era di mana siapapun bisa melakukan kebohongan informasi.

“Jadi mengapa pers tetap layak dipercaya, karena ada regulasi dan aturan yang menjadi koridor kinerja jurnalis dalam menghasilkan informasi,” pungkasnya.

Terkait isu politik pasca Pemilu 2019, Ketua Komisi Hubungan Antar Lembaga Dewan Pers, Agus Sudibyo mengatakan, pertikaian masyarakat akibat politik akan selesai jika media memperbanyak konten-konten yang menyejukkan.

“Fungsi media di era politik saat ini adalah sebagai relaksasi politik. Melemaskan urat-urat politik yang masih kaku akibat konstetasi politik pilpres. Menyajikan berita yang tidak meruncing suasana,” ujar Agus.

Biasanya, media saat meliput suatu konflik cenderung menjadi Intesifier conflict atau berperan sebagai pemicu konflik.

“Namun, ada juga media yang berperan sebagai Deminicer of Conflict. Media seperti ini justru turut serta meredakan konflik karena mereka sadar efek dari konflik ini bakal menghancurkan suatu tatanan bangsa,” tukas Agus Sudibyo.

Oleh karena itu, ia meminta agar situasi politik makin mereda jika semua pihak mulai dari pimpinan negara, pemilik media bersatu menyuarakan pentingnya persatuan dan kesatuan bangsa.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00