• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Dilanda Kekeringan, Ratusan Hektar Sawah di Pagelaran Terancam Gagal Panen

26 June
15:56 2019
0 Votes (0)

KBRN, Pandeglang : Ratusan hektar sawah di sembilan desa di Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang mulai dilanda kekeringan. Dari sembilan itu, tiga diantaranya mengalami kekeringan yang paling parah. 

Ketiga desa itu yakni Desa Tegal Papak, Margagiri, dan Margasana. Akibatnya ratusan hektar sawah disejumlah desa itu terancam gagal panen.

Dari catatan petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) Kecamatan Pagelaran, Desa Tegal Papak yang terdampak kekeringan mencakup 115 hektar, Desa Margagiri 148 hektar dan Desa Margasana 120 hektar. 

Sedangkan enam desa lain yang juga terdampak yakni Desa Bama 20 hektar, Pagelaran 50 gektar, Sukadame 50 hektar, Kertasana 40 hektar, Bulagor 50 hektar, dan Desa Harapan Karya 40 hektar. 

Jika diakumulasi, luas area persawahan yang terdampak kekeringan di Kecamatan Pagelaran mencapai 533 hektar dari total 2.433 hektar.

Kondisi ini diperparah dengan tidak adanya drainase dibeberapa desa. Sehingga permukaan sawah mulai retak dan batang padi mulai mengering.

Petugas POPT Kecamatan Pagelaran, Bayi Sumarta menerangkan, kekeringan yang melanda di Kecamtan Pagelaran sudah terjadi sejak satu bulan terakhir. Bila terus berlangsung, maka bukan tidak mungkin kekeringan akan semakin meluas.

"Kondisi saat ini masih dalam kategori ringan dan sedang. Tetapi kalau tidak ada curah hujan dalam 30 hari ke depan ini bisa dikatakan akan meluas," jelasnya, Rabu (26/6/2019).

Dia menerangkan, kondisi yang lebih ironis dialami oleh Desa Tegal Papak, Margagiri, dan Margasana lebih ironis. Karena ditiga lokasi itu, tidak ada drainase sehingga tidak bisa dilakukan upaya pompanisasi.

"Solusi kalau didaerah Tegal Papak, Margagiri, dan Margasana tidak lain harus ada sumur pantek. Karena kalau memanfaatkan aliran sungai juga alirannya asin," terangnya.

Petani berharap pemerintah bisa mencarikan solusi atas persoalan ini. Karena bila kekeringan semakin lama, maka kemungkinan gagal panen pun semakin besar.

"Jika tidak ada sumur pantek, maka kekeringan di sini akan terjadi terus menerus," harapnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00