• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

Tim Hukum Prabowo-Sandi Optimis Menang

26 June
14:47 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta: Tim Kuasa Hukum Prabowo-Sandi mengaku siap dan optimis bisa memenangkan perkara sengketa Pilpres 2019 yang akan di putus Hakim MK, Kamis, 27 Juni 2019. 

"Ya kita tentu saja sebagai kuasa hukum sangat siap, kita sangat optimis, kita percaya diri," ungkap Anggota Tim Hukum, Lutfhi Yazid usai menjadi narasumber dalam diskusi bertajuk "Apakah Kecurangan Akan Disahkan?" di Media Center Prabowo - Sandi, Jakarta, Rabu (26/6/2019).

Pengacara, Lutfhi menyebukan ke sembilan Hakim MK merupakan para negarawan. Sehingga dia percaya putusan yang dikeluarkan MK nanti pasti sesuai dengan mandat konstitusi yang berlandaskan keadilan dan kebenaran. 

"Kita sepenuhnya yakin, bahwa Mahkamah Konstitusi para hakimnya itu para negarawan, dan ia adalah satu -satunya pejabat negara yang syaratnya negarawan, negarawan itu artinya sudah melampaui tingkat wisenya, tingkat ilmu pengetahuannya, integritasnya, semuanya sudah melampaui, bukan sekedar hakim biasa," ucap Luthfi.

Lanjut Luthfi optimisme pihaknya ini berangkat dari banyaknya kesaksian yang tak terbantahkan dalam persidangan, khususnya kesaksian soal kecurangan Pemilu yang disampaikan saksi fakta dan saksi ahlinya.

"Dan ahli misalnya dari Profesor Jaswar Koto, dia telah membuktikan secara Scientific, berdasarkan Digital Forensik, tak bisa ter counter, kemudian dari ahli mereka justru tidak bisa menjelaskan, misalnya Profesor Marsudi itu tidak bisa menjelaskan, pertanggung jawaban yang katanya dia yang membangun, tapi dia tidak bisa membuktikan," ungkap Luthfi.

Menyambung itu, Kordinator Juru Bicara BPN, Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan hasil MK nanti merupakan upaya hukum terakhir pihaknya dalam menguji legalitas dari suatu Pemilu, dalam hal ini Pilpres 2019.

"Bagi kami ini upaya final untuk menguji legalitas proses Pemilu kita, tapi jangan lupa di sisi lain kan ada juga fakta persidangan yang banyak kami ungkap," tutur Dahnil.

Sehingga dia menekankan pihaknya akan menerima dan menghormati putusan MK terhadap perkara sengketa Pilpres 2019 ini.

"Kalo kemudian ternyata legalitasnya nanti keputusannya seperti apa, kita hormati, yang jelas kita sudah menyampaikan secara legitimasi ada fakta curang, kami menyebutnya fakta permufakatan curang yang terjadi dari hulu sampe hilir, nah dalam kondisi itu kami sepenuhnya menyerahkan sikap dan langkah kepada masyarakat secara keseluruhan," tutup Dahnil.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00