• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Teknologi

Bekraf Durung Kreator Aplikasi dan Game di Purwokerto, Membuat Konten Lokal

23 June
13:26 2019
0 Votes (0)

KBRN, Banyumas : Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) melalui Deputi Infrastruktur, terus menggeliatkan para kreator aplikasi dan game agar ekonomi kreatif digital tumbuh. 

Deputi Infrastruktur Bekraf Hari Santosa Sungkari mengatakan pertumbuhan ekonomi kreatif di Indonesia cukup tinggi, bahkan pada tahun 2015 transaksi e- commerce mencapai 18 miliiar US dolar. Angka ini akan terus berkembang, dengan semakin menikatnya teknologi dan pelaku UMKM yang menmanfaatkan e- commerce. Belum lagi tumbuhnya industri kreatif digital di Indonesia, seperti game dan pemrograman komputer dan aplikasi telpon pintar.

Sehingga perlu adanya literasi industri digital, untuk para pelaku dan generasi muda sebagai pendukung sumber daya manusia dibidang kreatif ini. Untuk itu Bekraf mengadakan Bekraf Developer Day (BDD) pada Minggu, (23/6/2019) di Java Heritage Hotel Purwokerto, Kota Purwokerto. 

Menurutnya Dalam BDD, Bekraf menghadirkan pakar dan pelaku industri kreatif digital yang mampu menginspirasi peserta dalam mengembangkan aplikasi dan game. Ada 400 peserta turut memeriahkan event yang digelar untuk pertama kalinya di Ibu Kota Kabupaten Banyumas. 

Mereka di dorong untuk meningkatkan konten kratif di industri digital, melalui dan mempertahankan kearifan lokal. Diantaranya membuat games makanan khas Banyumas, seperti mendoan, sroto dan lainya.

“Bekraf Developer Day ini menjadi ajang berkumpulnya para developer. Bekraf selalu menangani dari hulu ke hilir salah satunya untuk industri aplikasi dan game. Saya berharap melalui event ini dapat memunculkan talenta-talenta baru yang dapat mengangkat kearifan lokal di Purwokerto dan sekitarnya serta memberikan solusi melalui teknologi,” ujar Hari Santosa Sungkari.

Lanjutnya Badan Ekonomi Kreatif bertugas membangun ekosistem ekonomi kreatif. Industri aplikasi dan game adalah salah satu subsektor ekonomi  kreatif yang menjadi prioritas. Untuk itu, Bekraf berkomitmen membantu mengembangkan talenta developer lokal melalui Bekraf Developer Day Purwokerto 2019. 

Sementara itu Bupati Banyumas Achmad Husein yang hadir dalam pembukaan BDD menyatakan pihaknya akan melakukan kerjasama dengan Bekraf. untuk membangun sejumlah aplikasi yang dibutuhkan dalam pelayanan. Termasuk inggin membentuk  e- commerce lokal untuk pelaku UMKM Banyumas.

" Dalam waktu satu bulan ini, kita akan buat nota kesepahamaan untuk kerjasama dengan Bekraf. Guna membangun sejumlah aplikasi pelayanan, kalau bisa ada aplikasi telpon pintar untuk sampah yang saat ini sedang jadi masalah. Atau aplikasi jual beli untuk UMKM Banyumas, " kata Husein.

Purwokerto yang merupakan kota keempat penyelenggaraan BDD 2019 setelah Bandar Lampung, Gorontalo dan Mataram turut menghadirkan sejumlah pelaku, praktisi dan expert industri kreatif digital Tanah Air. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00