• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kumham

Disebut Pernah Terima Gratifikasi, KPK Diminta Telusuri Keterlibatan Said Didu

22 June
22:19 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Direktur Center For Budget Analysis (CBA), Uchok Sky Khadafi meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penyelidikan terhadap praktek gratifikasi yang diduga dilakukan Said Didu saat masih menjabat sebagai Pegawai Negeri Sipil di Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Jabatan Said Didu kala itu sebagai Sekretaris Kementerian BUMN

"KPK bisa bertanya kepada Said Didu, apakah data transfer dan rekening yang beredar itu asli atau editan,” ujar Uchok dalam rilis yang RRI dapatkan, Sabtu (22/06/2019).

Awalnya kabar ini berkembang di media sosial Twitter dari postingan akun @MeliYatiBekup, akun ini membagikan sejumlah foto bukti transferan bernilai jutaan rupiah dengan nama Said Didu di dalamnya. Dalam narasi akun ini, Said Didu diduga menerima sejumlah fee lain di luar jabatannya.

Dalam kumpulan foto tersebut diantaranya fee berasal dari PT Djakarta Llyod (persero) sebesar Rp 15 juta, PT Semen Batu Raja (persero) sebesar Rp 30 juta, dan PT Pertamina Lubricants sebesar Rp 25 juta, PT Industri Telekomunikasi Indonesia (persero) sebanyak dua kali masing-masing sebesar Rp30 juta, PT Semen Tonasa (persero) sebesar Rp7,5 juta, Perum Perhutani sebesar Rp30 juta, dan PT Pupuk Kalimantan Timur sebesar Rp6,6 juta

Uchok mengatakan KPK bisa saja menggali informasi dari Bank yang tertera di foto tersebut yang diduga digunakan oleh Said Didu saat menerima fee. KPK bisa mengklarifikasi apakah bukti pengiriman uang tersebut asli atau hasil editan.

Dia menilai jika bukti transfer tersebut ternyata asli, KPK bisa melakukan penyelidikan terhadap dugaan tindak pidana gratifikasi yang diduga dilakukan oleh mantan Sekretaris Kementerian BUMN itu.

"Kalau data ini asli, KPK bisa melakukan penyelidikan," tuturnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00