• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kilas Bola

Laga PSPS vs PSMS Berakhir Ricuh, Polisi Terkena Lemparan Suporter

22 June
21:45 2019
2 Votes (3)

KBRN, Pekanbaru: Laga pertandingan PSPS Pekanbaru melawan PSMS Medan, Sabtu (22/6/2019) sore berakhir ricuh. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Kaharudin Nasution, Rumbai ini mengakibatkan seorang anggota polisi menjadi korban pelemparan dari suporter PSPS Pekanbaru.

Kapolsek Rumbai Pesisir Kompol Ardinal Effendi saat dikonfirmasi menjelaskan, anggota polisi yang terluka, merupakan personel Satuan Sabhara Polresta Pekanbaru.

"Korban satu orang anggota polisi. Mengalami luka di bagian pipi, terkena lemparan batu dari arah supporter PSPS," kata Kompol Ardinal, Sabtu (22/6/2019) malam.

Anggota polisi tersebut, langsung dilarikan ke rumah sakit Bhayangkara Polda Riau untuk mendapatkan penanganan medis.

Dibeberkan Ardinal, korban atas nama Budi Permana, berpangkat Brigadir.

"Untuk pelaku masih dalam lidik. Sejauh ini tidak ada yang diamankan," jelasnya.

Sementara itu, Kabag Ops Polresta Pekanbaru Kompol Angga F Herlambang, saat kericuhan terjadi, aparat kepolisian yang bertugas mengamankan, sudah berupaya meredam.

Aparat juga langsung mengevakuasi para panitia, wasit, official dan pemain PSPS, serta official dan pemain PSMS ke tempat yang aman.

"Kita pastikan mereka dulu aman, yang jelas nanti Curva Nord akan kita panggil," ungkapnya. 

Untuk diketahui, kericuhan terjadi tribun utara tempat supporter Curva Nord. Supporter melemparkan petasan ke lapangan tepat di gawang penjaga PSMS Medan.

Melihat itu wasit yang memimpin pertandingan Sukma dari DKI Jakarta, terpaksa menghentikan pertandingan di menit 75. Namun kerusuhan semakin menjadi saat supporter membakar kertas di tribun utara sampai masuk ke lapangan.

Api yang membesar coba dipadamkan oleh mobil pemadam kebakaran yang disiagakan. Namun usaha pemadaman dihalang-halangi oleh supporter yang melempari mobil pemadam. 

Akibatnya kaca depan mobil pemadan pecah dan seorang petugas keamanan cidera terkena lemparan.


tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00