• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Sosok

Tangis Artis Yatni Ardi Pecah Dibantu Sesama Artis Lawas

22 June
21:25 2019
1 Votes (1)

KBRN, Jakarta: Kisah pilu mendera artis lawas Yatni Ardi (65). Tangisnya pecah saat dibantu rekan-rekannya sesama artis senior yang tergabung dalam organisasi Starina.

"Kemarin saya terdesak amat sangat. Saya nangis kepada Allah SWT. Hingga saya dipertemukan dengan teman-teman sesama artis lawas di Starina oleh Tonny Seno (penyanyi,red). Terharu saya mas, mereka masih merangkul saya," ujar Yatni Ardi ditemui disela sela acara Halal Bihalal artis lawas di Auditorium Yusuf Ronodipuro, Radio Republik Indonesia Jakarta pada Sabtu (22/6/2019).

Sebelum terjun ke film Yatni adalah seorang penyanyi era tahun 70an yang pernah meraih juara I Pop Singer se DKI tahun 1974. 

Sukses sebagai penyanyi, ia pun terjun ke dunia film sebagai pemain dalam film "Benyamin Brengsek" (1973),  "Ratu Amplop" (1974) termasuk "Sinyo Adi" (1977).

Selama 16 tahun silam sejak 2002, Yatni tinggal dan menetap di Atlanta Giorgia USA mengikuti mendiang suami.

Kisah berawal ketika  cucu laki-lakinya bernama Athar harus menjadi piatu diusianya baru 6 bulan ditinggal sang bunda yang tidak lain menantunya untuk selama lamanya.

"Saat itu usia cucu saya masih nyusuin ditinggal ibunya. Karena dia butuh saya, maka sejak setahun lalu saya kembali ke Indonesia untuk merawatnya. Cobaan belum berakhir mas. Anak saya  ditipu 'habis' oleh sahabatnya sendiri hingga harus hidup  dari nol lagi,"ujar Yatni Ardi.

Dari uluran tangan sesama artis senior terkumpullah dana Rp 7 jutaan untuk cucu Yatni Ardi.

"Jangan dilihat jumlahnya. Namun seperti inilah kegiatan yang dilakukan Starina dalam melakukan kegiatan sosial dan Charity kepada artis yang mengalami kesulitan dimasa tuanya,"ujar Nenny Triana selaku ketua Yayasan Starina. 

Artis senior Tanah Air yang tergabung dalam Yayasan Solidaritas Artis Indonesia atau disingkat dengan Starina menjadikan  Gedung Radio Republik Indonesia Jakarta untuk bercekngkrama di usianya yang rata sudah tidak muda lagi.  

Starina yang didirikan tanggal 27 Februari 2003 yang diprakarsai oleh “Dua Belas” nama yang punya pandangan sama untuk tujuan sama. 

Dalam acara itu, nampak Christine Panjaitan, Dina Mariana, Elly Kasim, Yatni Ardi, dan beberapa artis senior lainnya. 

Bukan hanya dari artis senior dan penyanyi saja, tampak juga beberapa artis film maupun pesinetron,dan peragawati yang hadir dalam acara tersebut.

“Starina sudah 16 tahun dan memang pendirinya semua penyanyi termasuk Dian Piesesha, saya sendiri, Rudy Salam, Marini Suryo Sumarno, Neneng Salmiah dan kita sepakat untuk mengumpulkan para artis karena tidak mudah mengumpulkan artis itu didalam sebuah wadah," pungkas Nenny.

Selain nostalgia, mereka  melakukan kegiatan amal, yang mana merupakan bagian dari kegiatan sosial dari starina itu sendiri. 

“Tujuan utama adalah silaturahmi antara kita, kedua tentunya Kita bergerak dibidang sosial, siapa lagi yang dapat memberikan perhatian atau peduli kepada artis senior misalnya yang sedang sakit, meninggal, selain kita-kita ini,"ujar Nenny. 

Acara juga diisi dengan hiburan dari para anggota Starina, mulai dari fashion show, dan undian doorprize.

  • Tentang Penulis

    Budi Prihantoro

    Jurnalis Radio Republik Indonesia | RRI Jakarta | email: budiprihantoro811@gmail.com

  • Tentang Editor

    Munjir Permana

    Editor

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00