• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Teknologi

Pengamat Politik Nilai Patroli Siber di Grup WA Berlebihan

19 June
11:18 2019
2 Votes (5)

KBRN, Tanjungpinang : Pengamat politik Endri Sanopaka mengatakan, dalam negara demokrasi tidak boleh negara mengintervensi hal-hal yang bersifat privat.

“Negara boleh saja melakukan intervensi, dengan catatan ada undang-undang yang membenarkan mereka,” kata Endri Sanopaka, Rabu (19/6/2019)

Kebijakan Polri yang akan melakukan Patroli Siber di grup WhatsApp (WA) sebagai langkah menanggulangi penyebaran berita bohong (hoaks), dinilai berlebihan.

Endri Sanopaka yang juga menjabat sebagai Ketua Perguruan Tinggi Stisipol Raja Haji Tanjungpinang ini menjelaskan, dalam Negara demokrasi setiap orang memiliki hak untuk mengemukakan pendapat, termasuk mengritik pemerintah dalam hal yang positif.

“Dalam kebebasan menyatakan pendapat tentunya harus sesuai mekanisme aturan yang berlaku, jika wacana ini dimunculkan maka ini berlebihan dan akan menimbulkan polemik,” jelasnya

Endri menilai hal ini tidak perlu terlalu dibesarkan oleh pihak Kepolisian, di mana salah satu tugas kepolisian adalah melakukan investigasi  dan tidak perlu menyampaikan kepada publik.

“Sudah tugas kepolisian untuk menjaga agar situasi kondusif dan aman, jadi jangan menimbulkan pertentang lagi dengan menimbulkan wacana baru,” ujar Endri.

Tidak hanya itu, ia juga menilai kebijakan ini memungkinkan orang saling melaporkan, saling mengintai sehingga tidak ada kenyamanan dalam hidup bermasyarakat. Karena itu, dirinya menilai patroli siber di grup WA berlebihan.

“yang mungkin jadi persoalan orang saling mengintai dalam grup, ini malah menambah persoalan kembali,” ungkapnya.

Masyarakat juga diimbau untuk dapat menahan diri dan tidak menciptakan bahkan menyebarkan berita bohong (hoaks). Ditambahkan Endri, penting sekali menjaga persatuan dan kesatuan bangsa daripada menyebarkan berita bohong yang dapat memecah belah bangsa Indonesia.

“kita semua harus menahan diri, bahwa persatuan dan kesatuan bangsa lebih penting daripada hanya sekedar kompetisi politik seperti yang sudah berlalu,” pungkasnya.

  • Tentang Penulis

    RISFAN BADRIAN

    Bahagia bukan milik dia yg hebat dalam segalanya, namun dia yg mampu temukan hal sederhana dalam hidupnya dan tetap bersyukur.

  • Tentang Editor

    Heri Firmansyah

    Redaktur RRI-Online

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00