• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Sigap Polri

Terlilit Hutang, Buruh Pelabuhan Curi Laptop Kantor KPPN Ternate

18 June
16:42 2019
0 Votes (0)

KBRN, Ternate: Kepolisian Resor (Polres) Ternate melalui Tim Unit Reserse Mobile (Resmob) berhasil meringkus satu tersangka residivis spesialis pencurian barang elektronik di Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Ternate dengan inisial, BI (27).

Penangkapan terhadap BI yang merupakan buru di pelabuhan Ternate tersebut, dilakukan setelah tim menerima laporan polisi tertanggal 6 Juni 2019 dan langsung ditingkalanjut pimpinan Polres dengan menerjunkan anggota dan berhasil meringkus BI di kediamannya yang berlokasi di kelurahan Maliaro, Kecamatan Kota Ternate Tengah pada (7/6/2019) sehari setelah menerima laporan.

Kapolres Ternate, AKBP Azhari Juanda dalam press release di Mapolres Ternate, Selasa (18/6/2019) mengemukakan, dari hasil penyidikan dan penyelidikan yang dilakukan, anggota berhasil meringkus tersangka tanpa perlawanan dengan barang bukti berupa 3 unit laptop berbagai jenis yang berisi dokumen kantor KPPN Ternate.

“Kita amankan laptop lengkap dengan cas, mous serta spiker aktif yang berhasil dicuri tersangka,” ungkap Kapolres

Kapolres menambahkan, dari pengakuan tersangka, modus yang dilakukan dalam melaksanakan aksi tersebut tersangka menggunakan oben dan besi untuk pintu samping kantor setempat.

“Oben itu dia (tersangka-Red) bawa dari rumah, sementara besi dia ambil di seputaran kantor,” akunya.

Azhari mengaku, setelah berhasil menggasak barang elektronik kantor, tersangka juga mencoba untuk mengelabui petugas dengan mengganti pakaian mulai dari kemeja, kaos hingga celana sebagaimana hasil dari CCTV kantor setempat.

Kapolres mengaku, tersangka BI ini merupakan residivis spesialis pencurian elektronik kantor, karena di tahun 2010 silam tersangka juga melancarkan aksi di klinik Ruma Sakit Umum Daerah (RSUD) Ternate dan berhasil mengambil komputer beserta CPU.

“Dia ini residivis dan bahkan sasaran dia hanya ke elektronik saja,” katanya seraya menyampaikan alasan mencuri untuk membayar hutang.

Saat ini lanjut Kapolres, tersangka terus dilakukan pemeriksaan secara maraton oleh penyidik untuk mengetahui motif dan pelaku dibalik kasus tersebut.

“Atas perbuatan itu, tersangka dijerat dengan pasal 363 tentang pencurian dan pemberatan dengan ancaman 7 hingga 8 tahun penjara,” tegasnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00