• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

Optimis Target Presiden Tercapai, Bandara Kertajati Bukan Rumah Hantu

17 June
22:08 2019
0 Votes (0)

KBRN, Bandung: Kantor Staf Presiden (KSP) akan melakukan berbagai terobosan untuk mengoptimalisasi Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati Kab. Majalengka, termasuk sebagai Bandara Haji 2019. Hal itu dikatakan Staf KSP Ariani Djalal, dalam pesan elektronikanya yang diterima RRI, usai memimpin rapat lintas pemerintah pusat dan daerah, di Kertajati Majalengka, Senin (17/6/2019).

Menurutnya, beberapa terobosan itu untuk optimalisasi bandara , terkait hubungan bilateral antar negara dan juga MOU bisnis to bisnis. Kantor Staf Presiden sendiri menurutnya,  merupakan lembaga yang bertugas sebagai de-bottle necking.

“Selama 3 tahun terakhir berbagai persiapan untuk  menjadikan BIJB Kertajati telah dilakukan secara optimum. Mulai dari kerja lintas kementerian dan daerah dan BIJB selaku badan usaha milik provinsi Jabar,” ungkap Ariani.

Lebih lanjut dikatakannya, dalam rapat lintas pemerintahan pusat dan daerah menyepakati bahwa Bandara Kertajati layak sebagai Bandara Haji 2019. Ia juga menambahkan, ada dua point yang disepakati dan disimpulkan dalam rapat.

“Dua point yang disepakati serta disimpulkan, yakni segera melakukan pemenuhan hal-hal teknis administrasi, terkait pemenuhan standar internasional kemudian melakukan rancangan optimalisasi,” ucapnya.

Dijelaskan Ariani, dalam hal pemenuhan teknis administrasi khususnya untuk standarisasi internasional bandara, dengan mendesak maskapai swasta (dalam negeri) maupun luar negari, untuk segera melakukan kegiatan Hazard Identification Risk Assessment (HIRA) atau penilaian potensi gangguan dan resiko penerbangan.

Sedangkan untuk rancangan optimalisasi BIJB Kertajati, menurutnya untuk sementara bandara bisa menjadi Embarkasi Antara dan menjadikan juga sebagai bandara kepulangan haji 2019.

“Itu jika direct flight tidak dapat dilakukan,” pungkasnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00