• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

Menkopolhukam Pastikan Tidak Ada Unjuk Rasa Paslon 01 dan 02 di Sidang MK Kedua

17 June
16:53 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto menyatakan pihak keamanan telah memastikan pengamanan jelang sidang kedua sengketa Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK) yang akan berlangsung besok, Selasa (18/6/2019).

Wiranto menyebut tidak akan ada aktifitas fisik unjuk rasa yang dilakukan oleh pendukung masing-masing Paslon 01 dan Paslon 02.

"Keamanan yang dilaporkan aparat Kepolisian, intelijen kita sementara terkendali, dalam arti tidak ada suatu kegiatan fisik yang mengganggu jalannya sidang Mahkamah Konstitusi, kita harapkan sampai selesai begitu," ungkap Menkopolhukam Wiranto kepada wartawan di Kantor Kemenkopolhukam, Jakarta, pada Senin (17/6/2019).

Menkopolhukam Wiranto menyatakan Paslon Capres dan Cawapres 01 maupun 02 telah meminta pendukungnya agar tidak melakukan unjuk rasa di Mahkamah Konstitusi, karena dapat menganggu proses penanganan sengketa yang harus independen dan tidak dapat diintervensi pihak manapun.

Wiranto menegaskan jika ada aksi unjuk rasa hingga menyebabkan gangguan keamanan akan dilakukan tindakan tegas.

"Apalagi Pak Prabowo Subianto, Pak Sandiaga Uno memohon pendukungnya menahan diri, mengikuti konstitusi tanpa diintervensi, tidak melakukan gerakan penumpukan fisik, kalau ada aksi dalam Mahkamah Konstitusi itu bukan pendukungnya," kata Wiranto.

Wiranto menambahkan, usai penyelenggaraan Pilpres 2019, seluruh masyarakat Indonesia saat ini menginginkan suasana damai, serta insiden kerusuhan 21-22 Mei agar tidak kembali terjadi. Sejumlah tokoh, elit, dan Parpol juga telah sepakat tidak melakukan aksi yang dapat mengganggu keamanan nasional.

"Masyarakat mendambakan suasana damai, mendambakan suasana tenang, sehingga bisa melanjutkan aktifitas, aksi nyata nyata meresahkan masyarakat, para tokoh yang berkompetisi bersepakat tidak melakukan aksi, yang mengganggu keamanan nasional," tambahnya.

Pada sidang kedua, MK akan mengagendakan pemeriksaan persidangan, yaitu mendengar tanggapan Termohon yakni KPU atas dalil dan keterangan Pemohon yakni Tim Kuasa Hukum Paslon Capres dan Cawapres Prabowo-Sandi, serta mendengarkan tanggapan dari Bawaslu dan Tim Kuasa Hukum Paslon Capres dan Cawapres Jokowi-Maruf.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00