• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Empat Desa di Cilacap, Kesulitan Air Bersih

17 June
12:05 2019
0 Votes (0)

KBRN, Cilacap: Memasuki pertengahan bulan Juni, sebanyak empat desa di Kabupaten Cilacap dilaporkan kesulitan air bersih. 

Kepala Harian Badan Pengulangan Bencana Daerah (BPBD) Cilacap Tri Komara Sidi mengatakan empat desa yang meminta bantuan air bersih kepada BPBD yakni Desa Panikel Kecamatan Kampung Laut, Desa Binangun Kecamatan Bantarsari, Desa Babakan Kecamatan Kawunganten, dan Desa Purwodadi Kecamatan Patimuan. Masing- masing desa ini telah dilakukan droping air bersih sebanyak dua tangki, dengan kapasitas satu tangki mencapai 5 ribu liter. 

Selain empat desa yang mengalami kekurangan air bersih, BPBD Cilacap memetakan ada sekitar 65 desa, di 18 Kecamatan yang akan mengalami kesulitan air bersih. Pada tahun 2018, terdapat 48 desa di 17 Kecamatan yang mengalami kesulitan air  bersih, dengan total air yang dilakukan droping mencapai 512 kali. 

Pada anggaran droping air bersih pada  2018  sebanyak Rp30 juta, untuk anggaran 2019 sebanyak Rp60 juta. Anggaran ini dirasa masih kurang sehingga BPBD Cilacap, meminta kepada BUMN, perusahaan swasta dan juga organisasi kemasyarakatan untuk ikut membantu droping air bersih. 

Seperti yang selama ini dilaksanakanan, lebih dari 50 persen droping air bersih berasal dari sumbangan dari berbagai pihak.

“ Kalau pada tahun 2018 yang mengalami kesulitan air bersih, mencapai 48 desa di 17 Kecamatan. Yang sudah di droping pada tahun kemarin musim kemarau, hingga bulan November mencapai 512 kali. Untuk prediski kekeringan pada tahun ini mencapai 65 desa di 18 Kecamatan,”kata Tri Komara di Cilacap.

Untuk melakukan droping air bersih, BPBD Cilacap mempunyai tiga unit mobil tangki. Dengan kapasitas masing- masing satu tangki, mencapai 5 ribu liter. 

Sedangkan untuk sumber air bersih ini berasal dari sejumlah titik, yang tersebar di tiga wilayah, yakni Cilacap Kota, Cilacap, Timur dan Cilacap Barat. (RA)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00