• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Cabor

Babak 5 Catur Japfa, Lagi-lagi Susanto Raih Hasil Remis

16 June
23:25 2019
0 Votes (0)

KBRN, Yogyakarta :  Andalan tuan rumah Indonesia GM Susanto Megaranto kembali bermain remis dengan rekan juniornya sesama pecatur Indonesia ketika pada babak kelima turnamen catur Japfa Internasional di Yogyakarta, Minggu sore (16/06/2019), berbagi angka setengah dengan juru kunci klasemen sementara, FM Setyaki Azarya Jodi.

Hasil remis tersebut merupakan yang keempat bagi Susanto yang akan tampil pada Piala Dunia Catur tahun 2019 di Rusia. Seusai menang atas Ivan Sokolov di babak pertama, Susanto berturut turut bermain remis dengan empat rekan senegaranya, IM Priasmoro Novendra, WGM Medina Warda Aulia, IM Taher Yoseph Theolifus.

Kabid Binpres PB. Percasi Kristianus Liem yang melihat penampilan pecatur andalan Indonesia itu menilai, Susanto memang terlihat tidak terlalu ngotot saat menghadapi sesama pecatur Indonesia pada turnamen yang sifatnya invitasi ini.

"Sedikit kecewa sih. Mungkin karena melawan sesama pecatur Indonesia jadi ia main tidak terlalu ngotot untuk menang," kata Kristianus Liem.

Kristianus menduga, mungkin saja Susanto menyimpan tenaga untuk pertandingan-pertandingan berikutnya menghadapi para pecatur luar negeri. Dari enam babak tersisa, Susanto masih akan menghadapi satu pecatur Indonesia, yaitu IM Cuhendi Sean Winshand pada babak keenam, Senin.

"Enggak tahu, strategi apa yang dia lakukan. Mungkin menghemat tenaga," tambah Kristianus Liem.

Sedang Susanto sendiri membantah jika dirinya sengaja hanya mencari hasil remis dengan rekan-rekan senegaranya itu. "Enggak lah," kata Susanto singkat sambil tersenyum.

Hasil remis empat kali secara beruntun tersebut cukup mengejutkan jika melihat kualitas dan pengalaman Susanto yang berelo rating 2548 atau tertinggi ketiga di turnamen ini setelah GM Dimitry Kokarev (2609) dan Ivan Sokolov (2595). Apalagi turnamen Japfa internasional ini juga dijadikan ajang evaluasi oleh Percasi atas hasil latihan keras Susanto sebagai persiapan menuju Piala Dunia.

"Turnamen ini juga untuk mengukur hasil latihan keras Susanto dan Medina yang akan turun di Piala Dunia," kata Ketua Umum PB Percasi Utut Adianto.

Hal sama juga dikemukakan R. Artsanti Alif selaku Head of Social Investment PT. Japfa Comfeed Indonesia yang menyatakan bahwa turnamen catur internasional ini dihadirkan salah satunya untuk menjadi arena proyeksi kesiapan GM Susanto Megaranto menuju Piala Dunia Catur pada November tahun ini serta WGM medina Warda Aulia di Piala Dunia putri tahun 2020.

Selain itu, penyelenggaraan turnamen ini oleh PB percasi dengan dukungan dari Japfa untuk melahirkani grand master baru di Indonesia.

"Kita perlu wadah untuk melahirkan Grand Master. Upaya telah dilakukan oleh Japfa salah satunya dengan membentuk Japfa Chess Club di bawah departement Social investment Japfa. Turnamen ini merupakan rangkaian komitmen Japfa untuk mencari bibit baru pecatur Indonesia., sebuah perjalanan yang masih panjang dan berliku untuk PB Percasi dan Catur Indonesia," kata Artsanti Alif..

Dengan hasil remis kali keempat itu, kans Susanto belum tertutup untuk menjuarai turnamen karena dengan menyisakan enam babak, segala kemungkinan bisa terjadi.Apalagi selisih poin Susanto dengan pemuncak klasemen GM Rustam Khusnutdinov  hanya berkisar setengah poin. Rustam sendiri hanya menambah setengah poin menjadi 3,5 pada babak kelima setelah bermain remis 33 langkah dengan unggulan utama asal Rusia GM Kokarev Dmitry.

Pujari rebut klasemen WGM

Sementara itu, pecatur India WIM Pujari Rucha menggeser juara bertahan WGM Tsatsalashvili Keti dari singgasana puncak klasemen hingga babak kelima  kategori Woman Grand Master Japfa Internasional 2019.

Rucha menambah full poin menjadi empat usai mengalahkan pecatur Vietnam WGM Gong Qianyun pada langkah 27 melalui pertahanan Italia dibabak 5.

Poin yang diraih Rucha sebenarnya sama dengan Keti yang pada babak kelima bermain remis dengan WIM Chelsie Monica Ignesias Sihite, tetapi Rucha unggul dalam Tie Break 3 7,00 berbanding 6,25.

Sementara itu pecatur muda Indonesia, WFM Fisabilillah Ummi menempel di posisi ketiga dengan nilai 3,5 setelah mengalahkan rekan senegaranya WFM Hanfin Zahra pada langkah ke-54 melalui pembukaan Perancis.

Kemenangan Ummi pada babak kelima membuat ia semakin berpeluang meraih Norma WIM pada turnamen ini.


Hasil Babak kelima kategori GM

1. IM Raghunandan K.Srihari 1/2 - 1/2 IM Priasmoro Novendra
2. IM Das Arghyadip 1/2 - 1/2 IM Ravi Teja S.
3. GM Khusnutdinov Rustam 1/2 - 1/2 GM Kokarev Dmitry
4. GM Sokolov Ivan 1 - 1 IM Cuhendi Sean Winshand
5. GM Megaranto Susanto 1/2 - 1/2 FM Setyaki Azarya Jodi
6. WGM Aulia Medina Warda 0 - 1 IM Taher Yoseph Theolifus.

Hasil pertandingan babak kelima kategori WGM:

1. WGM Gong Qianyun 0 - 1 WIM Pujari Rucha
2. WIM Citra Dewi AA 0 - 1 IM Milliet Sophie
3. IM L'ami Alina 1 - 0 WIM Luong Phuong Hanh
4. WGM Tsatsalashvili Keti 1/2 - 1/2 WIM Sihite Chelsie Monica Ignesias
5. WFM Hanfin Zahra 0 - 1 WFM Fisabilillah Ummi
6. WFM Nurdin Tammi Nasuha 1/2 - 1/2 WFM Monica Putri Wigustira

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00