• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Info Publik

Satu Atap Enam Orang Mengidap Parkinson, Butuh Uluran Tangan

16 June
21:43 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Omo Bin Hasbulloh, pria kelahiran Cianjur, Jawa Barat, 6 Agustus 1975, warga Kampung Sumedang RT001/RW001, Desa Bojongkasih, Kecamatan Kadupandak, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, harus menanggung derita besar yang sudah sangat lama menghantam keluarganya. Satu keluarga Omo, mengidap penyakit Prakinson atau Kelumpuhan, serta Kaki Gajah. Namun selama bertahun-tahun, warga menganggap itu adalah penyakit aneh.

Pengertian Parkinson menurut medis adalah penyakit saraf yang memburuk secara bertahap dan mempengaruhi bagian otak yang berfungi mengoordinasikan gerak tubuh, yang mengakibatkan penderita kesulitan mengatur gerakan tubuhnya, termasuk saat berbicara, berjalan, dan menulis.

Omo Bin Hasbulloh memiliki lima orang saudara kandung, dan mereka berenam semuanya menderita Parkinson. Selama ini, Omo mengaku hanya berobat di kampung saja, tidak ada uang untuk ke rumah sakit. Terkadang, ada warga setempat yang datang membawa obat-obatan, itu semua diminum Omo serta kelima saudara kandungnya walaupun tidak ada perubahan atas penyakit mereka.

Omo dan semua saudara kandungnya terjerembab dalam jurang kemiskinan yang sangat dalam sepeninggal orang tua mereka serta akibat penyakit yang diderita. Bahkan rumah yang ditinggali, merupakan bantuan warga setempat yang selalu mendukung keluarga Omo dengan doa dan bantuan sesanggupnya dengan ikhlas. Tahun lalu, warga sempat memperbaiki rumah Omo akibat bocor di sana-sini. Takutnya, saat musim penghujan tiba, tak ada yang bisa mereka lakukan di dalam rumah akibat semua terkena Parkinson.

Untuk jaminan BPJS kesehatan, hanya dua orang yang pegang, sedangkan empat sisanya tidak punya sama sekali, sehingga ini sangat menyulitkan untuk berobat. 

Adapun data satu keluarga yang menderita sakit Parkinson tersebut adalah :

1. Rupiah Binti Hasbuloh, Cianjur, 09-06-1965
2. Yayah Binti Hasbuloh, Cianjur, 11- 10-1960
3. Patimah Binti Hasbuloh, Cianjur, 03- 05-1962
4. Salamah Binti Hasbulloh, Cianjur, 10- 09- 1970
5. Saepudin Bin Hasbulloh, Cianjur, 08- 06-1973
6. Omo Bin Hasbulloh, Cianjur 06-08-1975

“Pasangan suami istri Bapak Hasbulloh dan Sikah Marsikah dikarunia delapan anak. Dua anak bernama Mardi dan Mulyadi dalam keadaan normal, namun enam anak lainnya menderita Parkinson. Hasbulloh meninggal dunia pada 1976, dan istrinya Sikah Marsikah meninggal pada 2016,” tutur Kapolsek Kadupandak, Ajun Komisaris Polisi Yusup Ruhiman, saat mengunjungi kediaman Omo Hasbulloh bersama anggotanya, Minggu (16/6/2019).

Dari delapan anak tersebut enam anak yang mengalami sakit Parkinson sekarang tinggal satu atap. Dalam kehidupan sehari-hari keluarga ini hanya dapat menyandarkan nasib kepada dua anggota keluarga lain yang tidak menderita Parkinson serta uluran tangan para tetangga.

"Kami bersama dengan anggota tergugah hati untuk membantu keluarga ini dengan memberikan bantuan berupa kebutuhan pokok untuk meringankan kehidupan sehari-hari,” kata AKP Yusup.

Kepolisian juga terus memantau keamanan keluarga Omo Bin Hasbulloh, agar tidak terkena suatu kendala apapun mengingat keadaan mereka semua yang tak berdaya di dalam rumah.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00