• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kuliner Nusantara

Ketupat Jembut, Makanan Yang Hanya Ditemui Setahun Sekali di Semarang

15 June
09:39 2019
1 Votes (5)

KBRN, Semarang : Ketupat Jembut. Begitulah nama sebuah makanan tradisi khas Semarang yang jarang terdengar ditelinga kalian.

Menariknya, makanan ini pastinya tidak akan kalian jumpai setiap hari. Ketupat yang aslinya bernama ketupat taoge ini hanya muncul setahun sekali, dalam tradisi Syawalan.

Jika kalian penasaran ingin merasakan ketupat Jembut, pastinya kalian bisa menjumpai di beberapa titik, salah satunya di Kampung Jaten Cilik, Pedurungan Tengah, Kota Semarang.

Biasanya, tradisi ini dilakukan orang dewasa dan diperuntukkan bagi generasi yang lebih muda.

“Itu makanan tradisi di Semarang, ketupat ini berisi taoge sambal kelapa. Tapi ada juga yang diisi uang receh. Makanya ketupat ini banyak digemari anak-anak,” kata Adiantoro seorang pewarta asal Semarang, saat dihubungi, Sabtu (15/6/2019).

Adi juga menjelaskan, menurut salah satu tokoh masyarakat di kampung halamannya. Bahwa tradisi ketupat Jembut ini sudah ada sejak tahun 1950-an.

Semua berawal dari warga asli Jaten Cilik yang pulang kampung pasca mengungsi akibat perang dunia kedua.

Namun lanjut Adi, tradisi ini sempat terhenti pada perang dunia kedua. Pasalnya, saat itu, masyarakat diharuskan hidup sederhana.

Meski begitu, setelah melewati Ramadhan, warga Jaten Cilik langsung menggelar syukuran dengan membagikan ketupat taoge tanpa opor.

“Katanya, tradisi ini sempat terhenti. Dan masyarakat kembali menggelar tradisi dengan simbol kesederhanaan, dengan memberikan ketupat jembut yang berisi taoge dan kelapa sebagai symbol kesederhanaan,” jelasnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00