• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

Menkumham Pastikan Peluru yang Tembak Perusuh 22 Mei Bukan Standar Polri

13 June
23:10 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly memastikan, peluru tajam yang menewaskan dua orang perusuh pada kericuhan 21 hingga 22 Mei bukan merupakan milik Polri.

Sebelumnya diberitakan, Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Ahmad Taufan Damanik mengatakan, dua dari delapan perusuh yang tewas meninggal akibat terkena peluru tajam.

"Polisi juga mengakui peluru tajam. Tetapi peluru tajamnya bukan standar Polri," kata  Yasonna di Gedung DPR Senayan, Jakarta, Kamis (13/6/2019).

Ia mengungkapkan, aparat TNI dan Polri yang bertugas mengamankan aksi unjuk rasa saat itu hanya dibekali peluru karet.

"Saat itu, Polri dan TNI diperintahkan tidak boleh bawa senjata tajam, hanya peluru karet," tegasnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00