• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Pemilu 2019

Sidang Sengketa Pemilu di MK, Warga Kubar-Mahulu Dihimbau Tidak Terpancing Situasi

13 June
12:20 2019
3 Votes (3.7)

KBRN, Sendawar : Mahkamah Konstitusi (MK) akan menggelar sidang terkait permohonan sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) pada Agenda Pemilu serentak 2019, yang telah didaftarkan kubu pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Diagendakan berlangsung mulai tanggal 14 hingga 28 Juni 2019 mendatang.

Berkaitan hal itu, Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Kabupaten Kutai Barat (Kubar) AKBP. I Putu Yuni Setiawan, melalui Kompol. Sarman saat dikonfirmasi RRI Sendawar, Kamis (14/6/2019) menghimbau kepada masyarakat baik di Kutai Barat maupun Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), agar mengawal pelaksanaan sidang tersebut sesuai tahapan dan tidak terpancing dengan situasi yang dapat memecahbelahkan persatuan dan kesatuan.

“Kami dari jajaran Polres Kubar menghimbau kepada seluruh Masyarakat, mari kita tidak usah ikut-ikutan ke-Jakarta, cukup kita lihat dari sini. Apapun keputusannya, itulah yang terbaik. Mari kita ikuti, mari kita taat hokum, jangan sampai ada yang berbuat macam-macam. Kami percaya dengan masyarakat Kubar dan Mahulu kita taat aturan hokum dan semua tertib, tidak ada apa-apa,”tandasnya.

Dari sisi pengamanan, lanjut Kompol. Sarman, pihak-nya selalu siap siaga, menyiapkan anggota baik di Kubar maupun Mahulu atau Wilayah Perbatasan Indonesia-Malaysia. Bahkan pihaknya sudah siap jika diperlukan untuk menambah kekuatan baik Ke-Polda Kalimantan Timur (Kaltim) maupun ke-Jakarta.

Untuk diketahui, Pasanagan Prabowo-Sandi menggugat hasil Pilpres 2019 setelah kalah dari Pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin. Dimana berdasarkan  hasil rekapitulasi KPU, jumlah perolehan suara Jokowi-Ma'ruf mencapai 85.607.362 atau 55,50 persen suara.

Sedangkan perolehan suara Prabowo-Sandi sebanyak 68.650.239 atau 44,50 persen suara atau terdapat selisih suara kedua pasangan mencapai 16.957.123 atau 11 persen suara.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00