• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

Jelang Sidang Gugatan Pilpres, Ruas Jalan Depan MK Ditutup secara Situasional

13 June
11:25 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta: Sidang perdana gugatan Prabowo Subianto akan digelar eaok hari, sejumlah pengamanan tengah menyelimuti Gedung Mahkamah Konstitusi. 

Pihak Kepolisian Republik Indonesia telah menyiapkan 32 ribu personil yang merupakan gabungan dari Brimob, TNI dan pihak terkait seperti Pemda dan Dinas Kesehatan. Kepala Bagian Penum Divisi Humas Polri, Kombes Pol Asep Adi Saputra mengatakan pengaman tetap dilaksanakan sampai tanggal 28 Juni, namun masyarakat tidak perlu khawatir karena pengamanannya tidak seperti 21 dan 22 Mei. 

"Pengamanan tetap kita laksanakan sampai tanggal 28 Juni. Namun demikian masyarakat tidak perlu khawatir karna kita tidak membuat suatu rencana pengamanan seperti tanggal 21-22 Mei, menutup jalan sepenuhnya," ujar Kombes Pol Asep.

Sementara itu menurut keterangan Kepala Bagian Keamanan MK, AKBP Murry Mirranda saat ditemui RRI, ia mengatakan adanya penutupan ruas jalan dari titik Museum Nasional hingga ke perempatan lampu merah depan Istana Negara yang mengarah ke Harmoni. Penutupan ruas jalan ini masih bersifat situasional, belum pasti pukul berapa hingga kapan akan dibuka kembali. Berkaca dengan pengalaman sebelumnya, tujuan ditutupnya ruas jalan ini untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan nantinya. 

"Nanti niatnya, ini jalan akan kita tutup, dari museum sana (Red: Museum Nasional), sampai ke lampu merah sana (arah harmoni), jadi peserta datangnya lewat belakang (Jalan Abdul Muis), kemungkinan nanti malam," ujar Murry saat ditemui RRI di Gedung Mahkamah Kontitusi (13/6/19).

Pantauan terkini dari lobby utama Gedung Mahkamah Kontitusi pagi tadi, sejumlah karyawan tengah menyiapkan penyampaian salinan permohonan dan pemberitahuan sidang pertama yang akan berlangsung besok. Boleh dikatakan, sampai saat ini, kesiapan secara teknis dan administrasi sudah mencapai 99%, baik dari pihak internal maupun pengamanannya. 

Juru Bicara MK, Fajar Laksono mengatakan bahwa pihaknya hari ini akan melakukan checking akhir berisfat teknis seperti layout persidangan dan juga batasan minimal pengunjung yang akan masuk ke ruang sidang sebanyak 15 orang.

"Terutama hal-hal yang bersifat teknis, seperti layout persidangan dan kemarin diputuskan bahwa yang diperkenankan masuk ke ruang sidang terbatas sehingga masing-masing kursi dari pemohon, termohon, dan juga pihak yang terkait hanya disiapkan 15 kursi," katanya melalui sambungan telepon bersama RRI. 
 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00