• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Wakil Bupati Belu Uang Lauk Pauk Disesuaikan Keuangan Daerah

13 June
09:33 2019
0 Votes (0)

KBRN, Atambua : Wakil Bupati Belu Drs.Jt Ose Luan belum ingin memberikan komentar terkait ketentuan Pemerintah yang akan memberikan tunjangan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) berupa uang lauk-pauk di Lingkup Pemkab Belu.

Kepada RRI di Atambua, Kamis (13/6/2019), Wakil Bupati Ose Luan menjelaskan, pemberian uang lauk pauk untuk saat ini masih sebatas wacana dianggap belum final, sehingga tidak ingin berkomentar dan menunggu penyampaian langsung Bupati Belu.

Walaupun demikian, menurut Ose Luan, pemberian uang lauk-pauk sebenarnya merupakan ketentuan Pemerintah Pusat harus diberikan negara kepada ASN. Sudah sekian tahun Kabupaten Belu belum merealisasikannya, hal ini sudah menjadi penilaian dan temuan BPK sehingga perlu ditindaklanjuti.

"Sesuatu yang belum final sebaiknya kita jangan sampaikan dulu, kalautiba-tiba tidak jadi bagaimana? Tapi ini kan temuan BPK, orang lain sudah ada uang lauk pauk kenapa kita belum? Kita harus tindak lanjuti," tegasnya.

Dirinya tidak menampik akan hal pemberian tunjangan yang sudah seharusnya diberikan negara kepada segenap ASN dengan diberlakukannya lima hari kerja efektif. Apabila pemberian tunjangan tahun ini bisa terealisasi, sebenarnya dianggap sudah terlambat, sebab daerah lain seperti Kabupaten Malaka sudah terdapat uang lauk-pauk diterima para pegawai.

"Direncanakan Oktober November Desember semua liat dari Kas 5 hari kerja itu yang menghadirkan uang lauk pauk, karena dalam pembahasan 50-an miliar rupiah l," jelas Ose Luan.

Menurut Bupati, tunjangan uang lauk-pauk akan disesuaikan kemampuan keuangan daerah. Hal ini perlu dibahas bersama pihak DPRD Belu, di mana untuk satu tahun minimal Pemerintah Daerah menyiapkan anggaran 50-an miliar Rupiah.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00