• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Sosok

Rakeyan LAK Galuh Pakuan Bezie Galih Manggala Wakil Indonesia Di Ajang Asia Pasific Conference JCI

12 June
23:43 2019
1 Votes (5)

KBRN, Subang : Rakeyan Galuh Pakuan Bezie Galih Manggala (30), setelah berhasil mengamankan posisi 3 besar dalam ajang Public Speaking Workshop and Competition Junior Chamber International (JCI) 2 Mei 2019 lalu, sehingga berhak mewakili Indonesia di ajang Asia Pacific Conference JCI di Jiju Korea Selatan 17 sampai dengan 21 Juni 2019.

Beizi merupakan anak dari pasangan DR. Drs. H. Budi Setiadi M.Si dengan Hj. Surya Setiati S.Pd, yang lahir di Tasikmalaya, 26 Maret 1990, sekaligus sebagai keponakan Raja Lembaga Adat Karatwan (LAK) Galuh Pakuan Rahyang Mandalajati Evi Silviadi, Bezie mulai mengenyam pendidikan di TK Nurul Albab Subang tahun 1993, kemudian SD Kelapa Kembar tahn 1995/2001, kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Subang tahnlun 2001/2004, selanjutnya masuk ke SMA Negeri 1 Subang tahun 2004/2007, kemudian melanjutkan study di Univeraitas Lille II Francis mengambil jurusan Hukum 2008/2011.

Prestasi diawali sejak duduk di kelas 3 SMP Negeri 1 Subang, sebagai juara 1 tingkat Kabupaten Subang, Public Speaking Contes, kemudian berlanjut ke bangku tingkat SMA berbagai prestasi diraih Bezie, salah satunya menjadi juara III Siliwangi Cup 2007 tingkat Jawa Barat dalam lomba Karate, Pidato dalam Bahasa Inggris, Drama Berbahasa Inggris, dan juga menjadi Best Speaker dalam beberapa sesi debat di tingkat Jabar, serta sebagai peserta dalam lomba karate tingkat Nasional.

Bahkan Beizi di saat duduk dibangku kelas I SMA Negeri 1 Subang sudah mampu mendirikan Spensa English Club, dan sudah mulai melatih berbagai macam jenis perlombaan public speaking untuk anak-anak SMP, pada masa itu bersama dengan sejumlah guru bahasa Inggris SMP Negeri 1 Subang telah mengantarkan beberapa pembicara tingkat SMP di Kabupaten Subang, untuk meraih juara di tingkat Kabupaten, bahkan sampai ke tingkat Provinsi Jawa Barat, sehingga mampu mengharumkan nama Kabupaten Subang di tingkat Jawa Barat, dan pengabdian Bezie berlanjut menjadi pelatih debat di Almamaternya yaitu SMA Negeri 1 Subang.

Selain itu prestasi lainnya, yang Bezie torehkan pada saat menimba ilmu di Universitas Lille II Francis, saat itu Bezie pada usianya yang ke 19 tahun sudah mampu mendirikan sebuah Radio, yang mampu mengudara di lebih dari 32 Negara, yang berkerjasama dengan RRI dan MQ FM, kemudian belajar bisnis yang berlanjut sampai sekarang.

Dengan berbekal segudang prestasi itu, Bezie optimis bakal mampu menjadi yang terbaik di ajang Asia Pacific Conference JCI di Jiju Korsel nanti.

"Tema yang akan diusung dalam ajang Asia Pacific Conference JCI yaitu Sustaineble Development Global (SDG)," ujar Beizi kepada Wartawan di Subang, Rabu (12/6/2019).

Beizi yang akrab dipanggil Kang Beizi menyatakan, tampilnya di ajang Asia Pacific Conference JCI nanti, mendapatkan dukungan dari Pemkab Subang, bahkan dilepas langsung oleh Bupati Subang Ruhimat, yang berpesan agar Beizi mampu mempromosikan Subang kepada seluruh delegasi Asia Pacific Conference JCI dari 60 negara se-Asia Pacific.

"In Sya Alloh apa yang menjadi pesan Pak Bupati akan saya laksanakan, dan itu pasti karena saya pun berangkat menjadi delegasi Indonesia di ajang Asia Facific Conference JCI membawa nama Kabupaten Subang," tegasnya.

Beizi menyebutkan, dalam ajang Asia Pacific Conference JCI, selain membawakan tema Sustaineble Development Global (SDG), juga membawa misi seni dan budaya, pariwisata serta peluang perdagangan.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00