• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

Klarifikasi Mantan Panglima GAM Soal Referendum: Aceh Pro NKRI

12 June
23:27 2019
0 Votes (0)

KBRN, Banda Aceh : Ketua Partai Aceh dan Komite Peralihan Aceh Muzakir Manaf atau akrab disapa Mualem akhrinya memberi klarifikasi terkait pernyataan yang sebelumnya pernah Ia sampaikan soal referendum Aceh.

Mantan Panglima Gerakan Aceh Merdeka (GAM) itu memberikan pernyataan lewat sebuah video yang direkam baru-baru ini. Dalam video berdurasi 1 menit 16 detik tersebut, mantan Wagub Aceh itu mengatakan, pernyataan dirinya terkait referendum Aceh hanyalah sikap spontanitas.

“Tentang referendum tidak mewakili rakyat Aceh, Saya lakukan hal tersebut spontan kebetulan pada saat event haul memperingati meninggalnya Hasan Tiro,” kata Mualem seperti yang dilihat RRI pada Rabu (12/6/2019).

Mualem juga mengatakan, pernyataan soal referendum Aceh itu hanyalah sikap pribadi dirinya bukan sikap masyarakat Aceh. Oleh sebab itu, Mualem meminta maaf dan memastikan bahwa seluruh Rakyat Aceh pro terhadap NKRI.

“Saya menyadari rakyat Aceh saat ini cinta damai dan pro NKRI, saya berharap Aceh ke depan harus lebih maju membangun Provinsi Aceh dalam bingkai NKRI,” tambahnya.

Selain itu, Mualem juga menyinggung terkait butir-butir perjanjian damai antara GAM-RI yang tertuang dalam MoU Helsinki. Menurutnya, pemerintah pusat harus menuntaskan turunan butir MoU Helsinki yang hingga kini masih tidak sesuai.

“Hal-hal lain yang menurut saya belum sesuai pasca MoU Helsinki akan saya buat suatu sendiri guna menuntaskan semua butir-butir MoU Helsinki ke depan,” ucapnya.

Sebagaimana diketahui, Muzakir Manaf pada saat acara haul mengenang wafatnya tokoh pendiri GAM Hasan Tiro pada Senin (27/5/2019) lalu di Banda Aceh menyinggung soal referendum Aceh.

Pernyataannya referendum yang Ia sampaikan di hadapan Kapolda dan Pangdam Iskandar Muda tersebut mengundang reaksi dari berbagai pihak. Ada yang pro dan ada juga yang kontra. Namun berkaitan dengan pernyataan soal referendum tersebut, pemerintah pusat langsung bersikap tegas bahwa Aceh masih dalam kedaulatan NKRI.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00