• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kumham

Kontras Nilai Hasil Investigasi Polri Rusuh 22 Mei Timbulkan Bias Informasi

12 June
19:17 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta: Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) menyoroti hasil investigasi terbaru kepolisian dalam peristiwa rusuh 21-22 Mei 2019. Menurut Kontras rilis terakhir yang Polri sampaikan multi tafsir, sehingga berpotensi menimbulkan polarisasi di masyarakat.

"Rilis Polri atas perisitwa kerusuhan 21-22 Mei tersebut semakin membuat bias informasi yang dapat memperuncing polarisasi dan dikotomi yang membelah masyarakat dalam kedua kubu pendukung 01 dan 02," ucap Wakil Kordinator Kontras, Ferry Kusuma ketika menggelar keterangan pers di kantormya di Jakarta, Rabu (12 Juni). 

Bias informasi yang dimaksud, kata Ferry terdapat salam pernyataan Polri soal 9 korban meninggal bagian dari perusuh. Disitu Polri tidak menyertakan detail peran dan keterlibatan mereka sebagai perusuh, pelaku penembakan, penyebab kematian dan hasil rekonstruksi TKP, uji balitik dan bukti lain.

"Polri menyebutkan bahwa personil aparat kepolisian tidak menggunakan peluru tajam. Sementara, didalam peristiwa terdapat 8 orang tewas (Red: versi Kontras) karena tertembak (ditembak). Bahkan diantaranya, terdapat 3 orang korban tewas yang masih dibawah umur," tutur Fery.

"Adanya korban dalam peristiwa seharusnya menjadi prioritas utama Pemerintah dan aparat penegak hukum untuk mengusut lebih dalam aktor - aktor yang teelinat dan bertanggung jawab," ucap Fery.

Sehingga dia kembali mendorong Pemerintah untuk secepatnya membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) untuk mengungkap secara transparan kasus ini.

"Presiden Joko Widodo, sebagai Kepala Negara harus bertanggung jawab untuk menyelesaikan persoalan ini. Pembentukan Tim Pencari Fakta untuk mengusut peristiwa dan menemukan aktor-aktor yang bertanggung jawab dan terlibat dalam peristiwa ini," tutup Fery.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00