• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kilas Bola

Pengamat Sepak Bola Sebut Simon Mcmenemy Harus Evaluasi Skuat Timnya

12 June
16:45 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Usai berlaga melawan Yordania, Timnas Indonesia akan kembali melakoni laga uji coba International dengan menjamu Vanuatu di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta pada Sabtu 15 Juni mendatang.

Kekalahan telak 1-4 atas Yordania tentunya menjadi pekerjaan rumah yang berat bagi pelatih timnas Indonesia, Simon Mcmenemy, sebelum menghadapi Vanuatu dan berlaga di kualifikasi Piala Dunia 2022 dan Piala Asia 2023, September mendatang.

Pengamat sepak bola asal Maluku, Rony Samloy mengatakan Simon Mcmenemy harus melakukan avaluasi terhadap skuat timnya, mulai dari pemain, formasi hingga strategi.

“Walaupun hanya partai uji coba namun kita ceramti dari pertandigan semalam pemain Indonesia terlihat belom solid. Mereka tampil dibawah tekanan sejak menit awal hingga babak kedua,” kata Rony, Rabu (12/6/2019).

“Ini penyebabnya karena pelatih Timnas Simon Mcmenemy masih melakukan percobaan dengan mengandalkan formasi 343 dengan tiga lini serang. Namun itu tidak berjalan dengan baik karena memang para pemain di rotasi yang tidak menempati posisi aslinya misalNya Ruben Sanady yang berposisi di bek kiri ditempatkan di bek kanan,” jelas Rony.

“Saya juga melihat penampilan Andrytani tidak maksimal dan barisan bertahanan timnas juga belum solid. Yang pasti smua lini belum padu sehingga tidak ada suplai bola untuk seorang striker, Evan Dimas dan Rizki Pelu yang berada di lini tengah juga kurang memberikan kontribusinya kepada pemain di lini depan,” sambungnya.

Selain itu, Rony juga melihat para pemain timnas masih banyak yang terlihat gugup. Tentunya ini menjadi catatan penting bagi Simon Mcmenemy, mulai dari formasi hingga pemilihan pemain untuk skuat Garuda.

“Saya juga melihat pemain kita gugup, dengan begitu membuktikan kalau timnas kita belum siap untuk berlaga di negara lain meskipun itu hanya sekedar laga uji coba. Dan masih banyak pemain – pemain potensial yang tidak dilibatkan oleh Simon Mcmenemy namun semua kembali lagi kepada pemilihan terhadap seorang pemain,” ujarnya.

Rony juga menyarankan, untuk laga berikutnya agar Simon Mcmenemy lebih cepat mengambil keputusan untuk merubah strategi saat timnya tertinggal. Misalnya formasi yang diterakpakan 343 dirubah menjadi 352. Seperti pada menit akhir babak kedua saat memasukan Beto Goncalves.

“Indonesia baru bisa memperkecil ketertinggalan pada menit akhir meski lewat titik putih namun, permaian Indonesia sedikit terlihat menekan setelah Simon Mcmenemy merubah posisi 343 menjadi 352,” pungkasnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00