• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

Pilar Mahasiswa Jakarta Dukung MK Tidak Diintervensi Tangani Sengketa Pilpres 2019

12 June
13:21 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta: Pilar Mahasiswa Jakarta melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), untuk mendukung MK agar tidak diintervensi dalam menangani gugatan sengketa Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

Koordinator aksi, Johanes menyatakan pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat Indonesia untuk menjaga suara rakyat dengan mengawal persidangan sengketa Pilpres di MK.

Pilar Mahasiswa Jakarta juga berharap apapun hasil dari sengketa Pilpres 2019 nanti dapat diterima oleh semua pihak khususnya masing masing pasangan Capres dan Cawapres yang berkompetisi. Dalam aksi ini juga diharapkan kepapa Hakim MK dapat mengadili seadil adilnya tanpa memihak kepada siapapun.

"Meminta keadilan dan kepastian terhadap Pemilu, dan meminta kepada pihak peradilan untuk berani membuat keputusan tanpa diintervensi dan seadil adilnya, kami yang tergabung dalam Pilar Mahasiswa Jakarta apapun hasil yang dikeluarkan MK, pihak 01 dan 02 untuk dapat bisa menerima, dan tetap menjaga persatuan," ungkap orator Johanes yang juga koordinator aksi di depan Gedung MK, Jakarta, pada Rabu (12/6/2019).

Aksi unjuk rasa yang dilakukan di depan Gedung MK sempat mengakibatkan lalu lintas di Jalan Medan Merdeka Barat terpantau terjadi kemacetan, dimana petugas Kepolisian juga melakukan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas.

Sementara itu, Bawaslu akan menyerahkan keterangan tertulis sebagai pihak terkait dalam Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU), serta KPU sebagai pihak termohon juga kembali akan ke MK untuk menyerahkan sejumlah bukti dan argumentasi ke MK.

Sebelumnya pihak pemohon dari Tim Kuasa Hukum Paslon Prabowo-Sandi telah mendaftarkan dan meregistrasi gugatan sengketa Pilpres 2019.

Sidang perdana gugatan sengketa Pilpres 2019 akan dimulai pada Jum'at  (14/6/2019) mendatang, dengan masa waktu persidangan selama 14 hari kerja MK akan memutuskan hasil sengketa Pilpres 2019.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00