• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Budaya dan Wisata

Ketupat Agung Tandai Perayaan Lebaran Topat Mataram di Loang Baloq

12 June
13:15 2019
0 Votes (0)

KBRN, Mataram : Lebaran Topat setelah puasa sunah syawal 6 hari oleh masyarakat Sasak pada Rabu (12/6/2019) dipusatkan diberbagai destinasi wisata yang ada.

Untuk kota Mataram, perayaan lebaran topat dipusatkan di dua lokasi yakni pantai loang baloq dan Bintaro Ampenan. Sedangkan di Lombok Barat di pusatkan di pantai Duduk Batulayar.

Budayawan Sasak, Sadarudin menyebutkan, lebaran topat merupakan lebaran hari ke tujuh setelah puasa pada bulan syawal.

“Inti dari lebaran topat ini adalah ziarah makam untuk merenung, mengkaji diri yang didahului dengan proses perjalanan panjang yakni satu bulan berpuasa dibulan ramadhan lalu puasa syawal enam hari berturut – turut,” katanya.

Perayaan lebaran topat diawali dengan ziarah makam dilanjutkan dengan ngurisan (memcukur rambut bayi-red), zikir, dan selakaran.

Bahkan pada pembukaan perayaan lebaran topat di tandai dengan pemotongan ketupat agung yang dilakukan oleh Walikota Mataram TGH. Ahyar Abduh.

“Ketupat agung ini kita buat dengan sedemikian rupa yang dipayungi oleh semangat kota Mataram yaitu, maju, religius dan berbudaya yang disimpulkan dengan ketupat agung ini,” paparnya.

“Bahwa bagaimana masyarakat kota Mataram ini di naungi oleh semangat maju, religius dan berbudaya. Dan ini simpul untuk memulai atau membuka perayaan lebaran topat di Mataram,” tambahnya.

Sementara itu, Walikota Mataram TGH. Ahyar Abduh menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap seluruh warga kota Mataram yang telah mendukung terselenggaranya perayaan lebaran topat di pantai loang baloq.

“Saya melihat kegiatan pada tahun ini lebih semarak lebih ramai dengan sambutan – sambutan yang semarak disepanjang jalan yang penuh dengan nuansa religius dan nuansa adanya. Saya sampaikan terima kasih,” ucapnya.

Lebaran topat lanjut Ahyar, memiliki nilai budaya yang sangat tinggi dan tidak terlepas dari nilai agama yang di anut.

Peninggalan leluhur ratusan tahun dalam bentuk peringatan lebaran topat ini yang pasti diselenggarakan setelah puasa sunah syawal sangat berkaitan dengan ibadah sunah puasa yang memang dilanjutkan oleh baginda Rasullullah SAW yaitu 6 hari.

“Inilah hari raya atau hari raya sesungguhnya yang memang diperuntukkan bagi mereka yang melaksanakan ibadah sunah syawal selama 6 hari berturut – turut,” urainya.

Dalam kegiatan lebaran topat ini terdapat kegiatan ritual dan budaya. Kegiatan ritual yang telah dilaksanakan yakni, ziarah kubur, ngurisan, zikiran dan selakaran.

“Nah biasanya setelah selesai melaksanakan kegiatan ritual, masyarakat kemudian beramai – ramai menikmati suasana dipantai. Selama ini hampir diseluruh pantai di kota Mataram sangat ramai dikunjungi hingga menjelang malam hari,” imbuhnya.

Karenanya pemerintah kota Mataram terus hadir bersama masyarakat dalam setiap kegiatan, ivent apa saja yang ada di masyarakat.

Walikota dalam kesempatan itu memotong Ketupat Agung menandai Perayaan Lebaran Topat di Mataram.

Ketupat agung selanjutnya disantap secara bersama dengan masyarakat yang merayakan di tepi pantai loang baloq.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00