• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kumham

Minta Masukan Soal Capim KPK, Pansel Temui Pimpinan KPK

12 June
10:45 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Panitia Seleksi (Pansel) Calon Pimpinan (Capim) KPK Periode 2019 mendatangi gedung KPK pagi hari ini. Para Pansel tersebut bertemu Pimpinan KPK untuk membahas soal proses seleksi capim KPK periode berikutnya.

"Ya kita mau bertemu pimpinan KPK," kata Ketua Pansel Capim KPK Yenti Ganarsih saat mendatangi gedung KPK, Jl Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (12/6/2019).

Rombongan Pansel Capim KPK tiba digedung KPK pada pukul 09.00 WIB dan langsung melakukan pertemuan tertutup dengan Pimpinan KPK.

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah menyatakan, jika dalam pertemuan ini Pansel Capim KPK meminta masukan terhadap pimpinan KPK terkait kondisi di KPK. Febri menyebut masukan itu diperlukan untuk menemukan calon pimpinan yang membuat KPK lebih baik ke depan dalam pemberantasan korupsi. Selain itu pertemuan ini juga untuk melakukan diskusi awal terkait isu strategis yang menjadi masukan pansel dalam proses seleksi capim KPK.

"KPK sedang menerima Pansel Calon Pimpinan KPK dan melakukan diskusi awal terkait beberapa isu strategis yg diharapkan dapat menjadi masukan pansel dalam proses seleksi ini," katanya.

"Pansel meminta masukan dari Pimpinan KPK terkait dengan kondisi riil dan proyeksi KPK ke depan agar dalam proses seleksi ini Pansel lebih dapat menemukan calon Pimpinan yg membuat KPK semakin lebih baik ke depan," imbuh Febri.

Febri juga menyebut, jika Pansel meminta kepada KPK untuk melakukan rekam jejak terhadap para calon yang akan ikut seleksi.

"Selain itu, nanti Pansel juga akan meminta kesediaan KPK melakukan rekam jejak terhadap para calon yang ikut seleksi. Hal ini juga akan dilakukan pada kunjungan ke lembaga negara lain," sambungnya.

Dari KPK hadir 3 Pimpinan KPK yaitu Alexander Marwata , Basaria Pandjaitan , dan Saut Situmorang. Sebelumnya Presiden Joko Widodo telah menetapkan sembilan anggota Panitia Seleksi (Pansel) Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk masa jabatan tahun 2019-2023. Pansel tersebut dibentuk untuk menjamin kualitas dan transparansi dalam seleksi calon pimpinan KPK sehubungan akan berakhirnya masa jabatan pimpinan KPK saat ini pada 21 Desember 2019.

Penetapan tersebut tertuang dalam Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 54/P Tahun 2019 Tentang Pembentukan Panitia Seleksi Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi Masa Jabatan Tahun 2019-2023 yang ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo pada Jumat, 17 Mei 2019.

Pansel Capim KPK 2019-2023 dipimpin Yenti Ganarsih sebagai ketua. Yenti adalah seorang akademisi Dosen Fakultas Hukum Universitas Trisakti. Guru Besar Hukum Pidana Universitas Indonesia, yang juga mantan Plt. Pimpinan KPK, Indriyanto Senoadji, ditetapkan menjadi wakil ketua pansel.

Adapun sebagai anggota pansel, Presiden menetapkan Harkristuti Harkrisnowo, akademisi yang juga pakar hukum pidana dan Hak Asasi Manusia (HAM); Hamdi Moeloek, akademisi dan pakar psikologi Universitas Indonesia; serta Marcus Priyo, akademisi dan pakar hukum pidana Universitas Gadjah Mada.

Kemudian ada juga Hendardi, pendiri LSM Setara Institute, dan Al Araf, Direktur Imparsial, duduk sebagai anggota. Dalam pansel tersebut juga duduk dua unsur pemerintah, yakni Diani Sadia, Staf Ahli Bappenas, dan Mualimin Abdi, Direktur Jenderal HAM Kementerian Hukum dan HAM.

Pansel Capim KPK 2019-2023 akan bekerja menyeleksi calon pimpinan KPK periode 2019-2023 sejak Keputusan Presiden ditetapkan. Mereka akan bertugas menyaring dan mengusulkan nama-nama calon kepada Presiden dan bekerja hingga terbentuknya pimpinan KPK periode 2019-2023.

Tiga srikandi yaitu Dr. Yenti Garnasih, S.H., M.H., Prof. Dr. Harkristuti Harkrisnowo, dan Dr. Diani Sadia Wati, S.H., LL.M merupakan orang yang pada pemilihan calon Ketua KPK periode 2015-2019 juga termasuk kedalam Pansel Pimpinan KPK.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00