• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Sosok

Nay Sunda Tampil Di Acara Pembukaan Asia Pacific Conference JCI Di Korsel

11 June
23:17 2019
1 Votes (5)

KBRN, Subang : Siswi dengan predikat terbaik kelas 1 SD IT Alami Subang, Nay Sunda didaulat mewakili Indonesia, dalam acara Conference Asia Pasific di Pulau Jeju Korea Selatan, 17 sampai dengan 21 Juni 2019. Acara ini akan diikuti oleh 5.000 sampai dengan 10.000 delegasi JCI dari 60 negara se-Asia Pasific.

JCI sendiri merupakan kepanjangan dari Junior Chamber Internasional, yaitu Organisasi Kepemudaan Dunia, yang berafiliasi langsung dengan PBB.

Nay Sunda yang bernama lengkap Niskala Riksa Sunda Silviadi (Nay Sunda) yang masih berusia 7 tahun ini, merupakan anak dari pasangan suami-isteri Raja Lembaga Adat Karatwan (LAK) Galuh Pakuan Rahyang Mandalajati Evi Silviadi dengan Ratu LAK Galuh Pakuan Indung Budak Noviyanti Maulani, menjadi salah satu Siswi dengan predikat terbaik di SD IT Alami Subang di daulat tampil sebagai Duta Seni mewakili Indonesia di ajang Conferensi Asia Pasific, yang digelar oleh JCI PBB.

Nay Sunda sendiri akan tampil di depan 60 negara se-Asia Pasific sebagai pengisi acara pembukaan Cofrence Asia Pasific, sebagai penari termuda, dalam pembukaan lomba debat Asia Pacific Conferensi JCI Juni 2019, Jeju Korea Selatan.

Terkait tampilnya Nay Sunda di acara Asia Pacific Conference JCI itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SD IT Alam Subang Santi Sopyani mengatakan, tampilnya Nay Sunda di acara tersebut, menjadi suatu kebanggaan bagi SD IT Alam khususnya, sekaligus bagi warga Kabupaten Subang, dan Jawa Barat, serta Nasional.

"Tampilnya Nay Sunda di acara Asia Pacific Conference 17 hingga 21 Juni 2019 nanti, tidak hanya menjadi kembanggaan bagi kami di pihak sekolah, sekaligus akan membawa harum nama SD IT Alami di Subang, dan Jawa Barat, bahkan di tingkat Nasional," ujar Santi kepada Wartawan di Subang, Selasa (11/6/2019).

Sementara itu Nay Sunda kata Santi, anak yang periang dan cerdas. Di kelas Nay juga sangat di Sukai oleh Teman-temannya, karena memiliki jiwa sosial yang tinggi.

"Nay merupakan sosok anak yang berjiwa sosial, tidak segan membantu teman-temannya yang sedang mendapatkan kesulitan, termasuk dalam pelajaran, selain orangnya periang sekaligus anak yang paling cerdas dikelasnya," terangnya.

Di mata Wali Kelas dan Guru-gur yang mengajar di SD IT Alami, tidak hanya disenangi oleh para guru dan teman-temannya karena cerdas dan periang, tetapi juga siswi yang kritis dan fokus dalam menyimak pelajaran.

"Dimata guru dan teman-temannya Nay merupakan siswi yang paling kritis dan fokus dalam menyimak berbagai mata pelajaran di kelas, yang diberikan para guru di sekolah," jelas Santi.

Nay juga lanjut Santi, sudah banyak menorehkan prestasi di sekolah, maka pihak sekolah sangat bangga dengan prestasi Nay tersebut, sehingga Nay menjadi salah aatu aset sekolah, sekaligus aset bangsa yang sangat berharga, dalam mengembangkan kebudayaan tari tradisional khas sunda.

"Masih kanak-kanak memiliki bakat yang jarang dimiliki oleh anak-anak sebayanya, sekaligus prestasi yang membanggakan bagi sekolah," pungkas Santi.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview

Berita Terbaru

   

Boyong 20 Pemain, Garuda Muda Siap Bertarung di SEA Games