• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kumham

Polri Jadwal Ulang Pemanggilan Mantan Kapolda Metro Jaya Terkait Kasus Makar

11 June
16:10 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Polri akan memanggil kembali mantan Kapolda Metro Jaya Komisaris Jenderal (Komjen Purn) Mochammad Sofyan Jacob (MSJ) atas kasus dugaan makar.

Sebelumnya, MSJ berhalangan hadir untuk memenuhi pemanggilan penyidik setelah dirinya ditetapkan tersangka. Menurut kuasa hukum, MSJ tidak bisa hadir karena alasan sakit.

“Yang bersangkutan (MSJ) sudah kita panggil untuk dimintai keterangan. Yang bersangkutan lewat pengacaranya telah disampaikan bahwa tidak bisa hadir karena sakit. Tapi nanti akan kita panggil lagi pada tanggal 17 Juni 2019 nanti,” kata Kadiv Humas Polri, Irjen M Iqbal saat konferensi pers soal perkembangan kasus insiden 21-22 Mei di Kantor Kemenkopolhukam, Jakarta Pusat, Selasa (11/6/2019).

Iqbal menyebutkan, pihaknya telah mengumpulkan alat bukti yang cukup dan keterangan saksi sehingga MSJ ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan makar pada aksi 21-22 Mei lalu di Jakarta.

“MSJ pernah menjabat Kapolda Metro Jaya, pensiunan di bintang tiga, sudah ditetapkan sebagai tersangka dengan dugaan makar,” ujarnya.

“Ada keterangan-keterangan lewat video dan televisi yang beredar, yang jelas kita sudah punya dua alat bukti yang cukup sehingga MSJ ditetapkan sebagai tersangka,” tambah Iqbal.  

Kadiv Humas Polri memastikan kasus yang menjerat mantan Kapolda Metro Jaya itu akan terus berlanjut dan pihaknya tetap mengedepankan azaz praduga tak bersalah. Pihaknya juga terus mencari petunjuk dan bukti-bukti tambahan untuk menguatkan kasus ini.

“Polri dalam melakukan penyelidikan telah melakukan berbagai upaya, mencari petunjuk, bukti-bukti, rekaman CCTV, dan keterangan-keterangan dari media yang disampaikan di salah satu media, sehingga menjadi petunjuk sebagai informasi yang bisa kita dalami,” pungkasnya.

MSJ ditetapkan sebagai tersangka setelah adanya laporan polisi yang dibuat oleh Supryanto yang teridentifikasi sebagai relawan  pasangan capres/cawapres Joko Widodo (Jokowi)-Maruf Amin dalam Pilpres 2019.

MSJ diancam dengan tuduhan makar dalam Pasal 107 KUH Pidana atau 110 KUH Pidana junto Pasal 87 KUH Pidana, dan Pasal 14 ayat 1 dan 2 atau Pasal 15 UU nomor 1/1946 tentang Peraturan Hukum Pidana. Sofyan terancam penjara seumur hidup jika terbukti.


tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00