• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Politik

HMI : Perkuat Demokrasi Persatuan

11 June
05:28 2019
1 Votes (5)

KBRN, Jakarta : Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI), Respiratori Saddam Al Jihad mengatakan bahwa tanggal 14-28 Juni ada sidang di Mahkamah Konstitusi (MK) terkait kepemiluan.

Sidang di MK tersebut, menurutnya, adalah memperkuat ruang demokrasi persatuan secara konstitusional. Sebab, hakikat dari demokrasi adalah rakyat, sehingga demokrasi persatuan mengedepankan tujuan kebersamaan dan tidak ada lagi pembelahan di masyarakat hanya karena persoalan politik.

Saddam menjelaskan demokrasi secara substansial harus dalam koridor hukum, kebudayaan, dan norma sosial. Hal itu perlu dilakukan agar tetap menjaga kesucian atas nama rakyat. 

"Jangan lagi kejadian 21-22 Mei mencederai demokrasi dengan kerusuhan yang mengatasnamakan demokrasi terjadi lagi saat 14-28 Juni di Mahkamah Konstitusi," kata Saddam dalam keterangannya, Selasa (11/6/2019).

Kandidat Doktor Ilmu Pemerintahan ini menekankan bahwa kondisi kekisruhan 21-22 Mei lalu sudah dibahas  sebelumnya dan hal itu terkait demokrasi kriminal. Demokrasi kriminal yaitu demokrasi yang tidak menggunakan koridor hukum. Dan akhirnya kerusuhan mengatasnamakan demokrasi pun terjadi. "Ini yang mencederai demokrasi," tegasnya.

Alumni Magister Universitas Indonesia ini membahasakan bahwa demokrasi kriminal tidak boleh lagi terjadi di pada sidang MK pada tanggal 14-28 Juni 2019. Sebab bukan hanya mencederai demokrasi tapi bisa mencederai konstitusi. Karena penentuan permasalahan konstitusional tertinggi di negara hukum ini sudah tidak dipercayai lagi, nah mengatasnamakan kedaulatan rakyat pun dalam posisi ini akan terjadi  fallacy karena alpa atas keputusan konstitusional.

Terakhir, Saddam sebagai Penulis Buku "Pancasila Ideologi Dunia" ini mengharapkan bahwa sebagai putera bangsa sudah semestinya mengedepankan persatuan. Sebab demokrasi adalah perekat persatuan dan menjadi esensi dari kebhinekaan dalam sebuah ideologi Pancasila. Sehingga demokrasi di Indonedia akan bernilai karena dilandasi ideologi Pancasila. Demi masa depan keberlanjutan Republik Indonesia. (rills)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00