• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Cabor

Turnamen Japfa Internasional Akhiri Penantian Panjang Yogyakarta Gelar Ivent Catur Internasional

11 June
00:00 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : 12 pecatur asing, lima diantaranya pecatur putri dipastikan akan meramaikan persaingan pada Turnamen Catur Internasional JAPFA Grand Master dan Women Grand Master 2019 di Hotel Grand Inna Garuda, Yogyakarta, 13-21 Juni mendatang.

Untuk lima pecatur putri luar negeri itu adalah  IM Sophie Millet(Prancis), WGM Gong Qianyun(Singapura), WGM Keti Tsatsalashvili (Georgia), IM Alina L’ami (Romania), WIM Luong Phuong Hanh (Vietnam), serta WIM Rucha Pujari (India). Mereka  akan ditantang pecatur tuan rumah yang terdiri dari, WIM Chelsie Monica Sihite (elo rating 2212), WIM Dewi AA Citra (2205), WFM Umi Fisabililah (2201), WFM Monica Putri (2151), WFM Tammi Nasuha Nurdin (2125) dan WFM Zahra Chumaira (2112) yang akan bertanding sebanyak 11 babak memainkan catur klasik.

Ketua Umum PB.Percasi, GM Utut Adianto, kepada Media di Hotel Century Park Senayan Jakarta, Senin sore, (10/6/2019) menjelaskan kehadiran pecatur top luar negeri ini selain untuk menjaga kualitas turnamen JAPFA ini juga menjajal kemampuan para pecatur tuan rumah Indonesia.

Utut berharap kesempatan berkompetisi dengan para pecatur asal luar negeri ini harus dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh para pecatur nasional dalam upaya meningkatkan elo rating mereka. Terutama para pecatur yang belum meraih gelar norma Women Grand Master (WGM).

"Minimal mereka harus meraih poin 8 di bagian putri dan 7,5 poin di putra dari 11 babak yang dimainkan, " jelas Utut.

Turnamen JAPFA Internasional tahun ini juga sebagai persiapan menghadapi Kejuaraan Piala Dunia Catur 2019 dibagian putra dan Piala Dunia Putri 2020 karena Indonesia telah meloloskan Susanto Megaranto dan Medina Warda Aulia di dua ivent bergengsi tersebut.

"Yang sangat menggembirakan lolosnya dua pecatur Indonesia ke arena Piala Dunia juga bagian dari dukungan PT. JAPFA Comfeed selaku sponsor keberangkatan pecatur Indonesia ke arena Zonal 3.3 Asia di Mongolia beberapa waktu lalu,” ujar Utut Adianto yang juga politisi dari PDI-Perjuangan ini.

Tak hanya dibagian putri, turnamen ini juga akan mempertemukan para pecatur terbaik putra dari Benua Eropa dan Asia di antaranya, GM Kokarev (Rusia, 2609), GM Ivan Sokolov(Belanda, 2595), GM Rustam Khusunutdinov (Kazakshtan, 2471), GM Rhagunandan Kaumandur Srihari (India, 2442), IM Arghyadip Das (India, 2439), dan IM Ravi Teja (India, 2405).

Untuk katagori putra Indonesia menurunkan para pecatur seperti, GM Susanto Megaranto (2548), IM Novendra Priasmoro (2457), IM Yoseph Theolifus Taher (2446), FM Azarya Jodi Setyakiv(2421), dan WGM Medina Warda Aulia (2375). Dalam kesempatan itu, Corporate Affairs Director PT. JAPFA Comfeed TBK, Rachmat Indrajaya mengatakan bahwa pihaknya tetap komitmen dalam upaya memajukan prestasi para pecatur serta menjaring bibit-bibit pecatur baru bergelar Grand Master (GM).

“Indonesia membutuhkan lebih banyak lagi pecatur bernorma Grand Master, untuk itu perlu wadah turnamen untuk mencari dan melatih para pecatur bibit unggul ini melalui turnamen yang digelar setiap tahunnya,” tandasnya.

Bagi JAPFA ini merupakan yang ke-20 kalinya mensponsori turnamen internasional sejak 1999. Dan JAPFA bangga karena dari turnamen ini telah banyak lahir pecatur Indonesia yang telah meraih gelar internasional. GM Susanto Megaranto, IM Irene Kharima Sukandar dan GMW Medina Warda Aulia merupakan pecatur produk Turnamen JAPFA internasional.

”Jujur saja PB.Percasi banyak terbantukan oleh kiprah JAPFA dan selama ini catur identik dengan JAPFA,”papar Utut.

Rachmat Indrajaya pun menambahkan bahwa JAPFA memang punya komitmen tinggi terhadap pembinaan catur di tanah air.

"Kami bangga bersama Percasi membangun prestasi catur Indonesiua,” tutur Rachmat Indrajaya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00