• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Cabor

Legowo Tak Huni Pelatnas, FOPI Bali Terapkan Metode Seleksi Baru

10 June
10:48 2019
0 Votes (0)

KBRN, Denpasar: Kegagalan atlet petanque Bali menghuni Pelatnas SEA Games 2019, tidak membuat keluarga besar Pengprov Federasi Olahraga Petanque Indonesia (FOPI) Bali patah semangat.

Pembinaan atlet justru semakin digenjot dengan menerapkan metode seleksi baru untuk memilih atlet-atlet unggulan. Metode tersebut mengakomodir metode seleksi yang digunakan PB FOPI dalam menyeleksi atlet penghuni pelatnas.

Ketua Umum Pengprov FOPI Bali Nyoman Yamadhiputra menjelaskan awalnya Bali memiliki empat atlet petanque unggulan masing-masing Guna Dharma, Nomi, Wahyu, dan Putri Novita yang dipanggil mengikuti seleksi Pelatnas Sea Games bulan Maret lalu.

Namun,karena tidak terbiasa dengan metode seleksi yang digunakan mau tidak mau atlet petanque Bali harus legowo tidak membela Merah Putih dalam multi event dua tahunan antar negara di kawasan Asia Tenggara Desember mendatang.

“Metode seleksinya itu berdasarkan kemampuan pointing dan shooting. Diantara atlet kita hanya memiliki kemampuan shooting, sedangkan di pointing mereka rendah atau sebaliknya. Di seleksi SEA Games lalu memakai cara itu, sehingga sekarang di seleksi tingkat daerah kita mulai pakai cara itu agar atlet mulai terbiasa,” tuturnya.

Nyoman Yamadhiputra lebih lanjut mengatakan saat ini yang mendominasi di Pelatnas untuk cabor petanque adalah atlet dari DKI Jakarta dan Jambi. Dua propinsi tersebut diakui dalam setiap event selalu menjadi momok dan saingan berat bagi atlet-atlet petanque di Tanah Air.

“Kebanyakan Jambi dan DKI Jakarta yang lolos, karena yang dicari hanya 4 putra, dan 4 putri untuk mewakili Indonesia pada tujuh nomor yang dipertandingkan seperti Single, Double, Triple Mix, dan Shooting,” ungkapnya.

Menyinggung soal pembinaan dan pemerataan kompetensi atlet di masa mendatang, Ketum FOPI Bali itu optimis pada Sea Games mendatang, FOPI Bali mampu menyumbang atlet. Saat ini saja dalam usia mereka yang masih junior, untuk event level Nasional atlet sudah mampu bersaing, dan diharapkan di level Internasional mereka juga mampu berkiprah.

  • Tentang Penulis

    Ni Putu Nirawati

    Isi Kontak Person Anda disini <strong>email, FB, Twitter</strong>, dll<br /><br />

  • Tentang Editor

    Heri Firmansyah

    Redaktur RRI-Online

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00