• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kuliner Nusantara

Warga Minang, Lebaran Belum Lengkap Tanpa Rendang dan Ketupat

5 June
18:12 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Seusai salat Idul Fitri, biasanya anak-anak dan remaja langsung periksa dapur. Kenapa begitu? Sepertinya memang harus seperti itu, karena tak ada yang mau melewatkan lontong opor ayam, sambal petai, semur daging, sampai sate ayam dan beragam kue lebaran aneka rasa.

Selepas salat ied di Masjid Al-Azhar, Jakarta Selatan, RRI sempat menemui seorang jamaah setempat. Pak Riza, asal Bukittinggi, Sumatera Barat, membagikan sedikit cerita mengenai kuliner khas lebaran.

"Saya asli Bukittinggi. Dan buat kami, lebaran belum lengkap tanpa makanan khas, rendang," ucap Riza kepada RRI di lapangan Masjid Al-Azhar, Jakarta Selatan, Rabu (5/6/2019).

Seperti diketahui, Rendang atau randang, adalah masakan daging dengan bumbu rempah-rempah khas Minangkabau, Sumatera Barat (Sumbar). Rendang merupakan hasil proses memasak yang dipanaskan berulang-ulang menggunakan santan sampai kuahnya kering sama sekali. Proses memasaknya juga memakan waktu berjam-jam (biasanya empat jam), sampai terlihat hanya potongan-potongan daging berbalut bumbu berwarna pekat di dalam wajan.

Rendang ini sudah mendunia. Dari Asia Tenggara sampai Eropa dan Amerika Serikat, sudah mengenal dan merasakan lezatnya rendang. Di daerah asalnya, Minangkabau, Sumbar, rendang disajikan untuk berbagai upacara adat dan perhelatan istimewa. Masakan tradisional yang mendunia, itulah julukan rendang saat ini.

Pada 2011, rendang dinobatkan sebagai hidangan yang menduduki peringkat pertama daftar World's 50 Most Delicious Foods (50 Hidangan Terlezat Dunia) versi CNN International. Dan pada 2018, rendang secara resmi ditetapkan sebagai salah satu dari lima hidangan nasional Indonesia.

"Benar itu semua, rendang itu masakan khas mendunia," sebut Riza.

Usai bertemu RRI, Riza lantas berpamitan karena sudah tidak sabar untuk menemui keluarganya di rumah serta bersilaturahmi dengan keluarga besarnya di Jakarta. Tapi yang terutama, ia sudah rindu mencicipi masakan spesial sang isteri, yakni rendang khas Bukittinggi, lengkap dengan ketupat. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00