• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Sosok

Kisah Irwandi dari Ketol

27 May
08:17 2019
5 Votes (2.2)

KBRN, Takengon : Dari Selatan lapangan bola kaki Gampong Kute Gelime, Ketol, Kabupaten Aceh Tengah, motor bebek hitam setengah tua perlahan menghampiri. Dibelakangnya diboncengi perempuan. Ditangannya terlihat karung putih kusut tersangkut di bahu kiri.

Pakaian keduanya setengah jorok. Mereka juga mengenakan sepatu boot warna hitam antiair ukuran panjang. Tak luput, si pria menyisipkan parang bagian pinggang.

Mereka adalah Irwandi, 37 tahun, dan Juraidah, 35 tahun. Pasangan suami istri itu baru kembali dari kebunnya. Kepulangan mereka disambut riang Afdhalul Hafizh, 8 tahun dan Irwana Putri, 6 tahun, dua bocah kesayangan. Mereka saban hari ditinggal demi mencari sesuap nasi.

Keluarga kecil ini tinggal di salah satu rumah dinas reok milik SDN 1 Kute Gelime, Ketol, bekas gempa 2013 silam.

Rumah yang terletak dibagian timur lapangan bola kaki itu, berkonstruksi papan lapuk yang bertempel triplek ukuran 3 Mili. Sejumlah ruas dinding dipenuhi lubang. Pintu depan dan belakang terlihat miring mengikuti kondisi rumah.

Rumah itu tak bersekat antara kamar dan dapur. Satu ruangan disulap untuk multi fungsi, dapur, kamar tidur dan ruang tamu. Pada beberapa penyangga dinding bagian atas terlihat sudah patah. Akibat keterbatasan ekonomi, tak banyak yang mampu diperbuat Irwandi.

Pria yang akrab disapa Aman Dalul ini telah tinggal digubuk itu sejak enam tahun silam. Tak ada pendapatan tambahan selain berkebun. Kebutuhan belanja rumah tangga ditutupi Aman Dalul hasil upah mengutip kopi dari orang. Jika ada kebutuhan tambahan atau keperluan lain yang mendesak, Ia kerab menunda. Tak jarang pula permintaan dua buah hati tak terbeli.

"Kalau kita ikuti keperluan anak-anak mana sanggup, yang penting, kita bisa makan dulu, sudah," kata Aman Dalul kepada RRI, Sabtu (25/5/2019).

Begitu pun, keberuntungan masih berpihak pada Aman Dalul. Gubuk yang Ia tempati bersama anak istri tak dibeban biaya. Jika kelak tempat itu hendak dialihkan fungsi, Aman Dalul berniat untuk mencari rumah sewa.

Besar harapan kelak, dua anaknya mampu bersekolah hinga ke perguruan tinggi untuk mendukung perubahan nasib kehidupan yang lebih baik.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00