• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Ratusan Batang Kayu Diamankan BKSDA Pasaman

25 May
23:40 2019
0 Votes (0)

KBRN, Pasaman : Ratusan potong kayu hasil olahan ilegal di Hutan Malampah Kecamatan Tigo Nagari, berhasil diamankan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resor Pasaman.

Kepala BKSDA Resor Pasaman, Ade putra, Sabtu (25/5/2019), menjelaskan, ada sekitar 150 potong balok kayu dengan berbagai ukuran jenis Meranti (Ikir) yang berhasil diamankan petugas.

"Namun di lokasi penemuan kayu itu petugas tidak menemukan pelaku, saat diatanyakan kepada warga sekitar tidak satupun yang mengetahui. Diduga pelaku sengaja kabur saat petugas melakukan patroli. Sementara itu ratusan potong kayu telah diamankan pada Jum’at 24 Mei 2019 kemaren itu, sudah dibawa ke BKSDA Resor Pasaman sebagai barang bukti,” ungkapnya.

Menurut Ade Putra, dalam kegiatan patroli pada kawasan konservasi  yang dilakukan BKSDA Resor Pasaman bersama BKSDA Sumatera Barat, banyak ditemukan lokasi-lokasi pembalakan liar yang teroganisir di Hutan Malampah, Kecamatan Tigo Nagari.

"Seperti pada kawasan hutan Suaka Margasatwa Malampah Alahan Panjang yang berada di Kabupaten Pasaman, akibat pembalakan liar kondisi hutannya menjadi memprihatinkan,” ulasnya.

Ade Putra menambahkan, saat ini ditemukan lokasi Nagari Binjai dan Nagari Malampah, Kecamatan Tigo Nagari serta Nagari Ganggo Mudiak, Kecamatan Bonjol menjadi lahan oleh oknum untuk melakukan penebangan liar.

"Selain menemukan ratusan batang kayu, tim juga menemukan perambahan yang dilakukan oleh oknum masyarakat untuk dijadikan kebun kelapa sawit, Kopi, dan berbagai jenis tanaman lainnya di Jorong Air Apung, Nagari Malampah,” jelasnya.

Terhadap oknum masyarakat yang melakukan pembalakan atau penebangan liar itu tegas Ade Putra, diminta untuk menghentikan segala aktifitasnya dan meninggalkan lokasi.

“Berbagai upaya telah dilakukan oleh BKSDA Sumatera Barat melalui BKSDA Resor Pasaman, baik berupa sosialisasi, penyuluhan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat sekitar kawasan, namun pembalakan liar masih saja terjadi,” paparnya. 

Kedepan sambung Ade Putra, pihak BKSDA Resor Pasaman akan lebih intens melakukan patroli, dan menindak oknum yang sengaja melakukan perusakan terhadap ekosistem suaka marga satwa, terutama para pelaku pembalakan liar ini.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00